Tingkatkan Potensi PAD, Pemkot Bogor Bakal Bentuk Dua BUMD

Senin, 17 Juni 2019 - 08:46 WIB
Tingkatkan Potensi PAD,...
Tingkatkan Potensi PAD, Pemkot Bogor Bakal Bentuk Dua BUMD
A A A
BOGOR - Belum tergalinya potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor jasa, membuat Pemkot Bogor berencana membentuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yakni, perparkiran dan pariwisata. Hingga saat ini, rencana tersebut sedang dalam tahap pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang digodok DPRD Kota Bogor.

"Meski sudah ada BUMD di bidang transportasi yakni Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT), tapi tak cocok untuk mengelola bisnis perpakiran ini. Maka dari itu harus ada BUMD Perparkiran," ungkap Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pada Senin (17/6/2019).

Menurutnya, sebelum rencana BUMD perparkiran dibentuk, sempat ada usulan usaha pengelolaan parkir bisa dimasukan ke bisnis lain di PDJT. "Yang jelas satu dari dua BUMD rencananya akan dibentuk melalui Perda BUMD adalah perparkiran. Hal itu dikarenakan Pemkot Bogor memerlukan banyak BUMD baru untuk meningkatkan potensi PAD," ujarnya.

Dedie menambahkan, Pemkot Bogor tidak hanya membutuhkan BUMD perparkiran, tetapi BUMD pariwisata dan infrastruktur. Hal ini, sangat penting dan jelas dibutuhkan untuk memaksimalkan pendapatan daerah.

"Jadi fokus agar ada manajemen yang mengelola perparkiran di Kota Bogor, demikian juga pariwisata dan infrastruktur. Mudah-mudahan segera terwujud. Intinya kita berharap salah satu dari BUMD baru ini segera terbentuk," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono menjelaskan, raperda BUMD itu akan langsung digodok wakil rakyat di sisa masa jabatannya yang akan berakhir Agustus 2019."Ya, jelas kami sangat mendukung karena jika melihat potensi ekonomi di Bogor banyak sekali, sebanyak potensi itulah yang nanti bisa dimunculkan berapa BUMD yang akan kita lahirkan," ungkapnya.

Politisi partai Golkar itu menambahkan akan dibuat kerangka acuan yang jelas. Selain berkoordinasi dengan daerah lain yang berhasil melahirkan BUMD yang sukses, dalam pembentukan Perda BUMD ini akan mengundang banyak pakar yang mengerti tentang seluk beluk BUMD. Sebab dia tak mau penetapan Perda inisiatif itu justru membebani APBD Kota Bogor.

"Jadi, sebelum BUMD itu dilahirkan, kami buat kerangka acuan hukum dulu supaya jelas. Karena kami memiliki pengalaman buruk yaitu BUMD PDJT yang justru membebani APBD Kota Bogor. Salah satu kemungkinan BUMD yang akan lahir dari potensi ekonomi yang ada di Kota Bogor adalah BUMD perparkiran," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
4 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
6 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
8 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
9 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved