Bawaslu Jateng Serahkan Santunan untuk 11 Petugas Pengawas Pemilu yang Meninggal

Jum'at, 14 Juni 2019 - 21:03 WIB
Bawaslu Jateng Serahkan...
Bawaslu Jateng Serahkan Santunan untuk 11 Petugas Pengawas Pemilu yang Meninggal
A A A
SOLO - Bawaslu Jawa Tengah menyerahkan santunan untuk 11 petugas Pengawas Pemilu 2019 yang meninggal. Kepala Sekretariat Bawaslu Jawa Tengah Kartini Tjandra Lestari mengatakan, 11 pengawas pemilu yang meninggal dunia tersebar di Purworejo, Kebumen, Brebes, Tegal, Blora, Solo, dan Sukoharjo.

Pekan ini Bawaslu Jawa Tengah menyerahkan serentak secara simbolis kepada ahli waris di berbagai daerah. “Santunan diberikan bagi semua penyelenggara pengawas di berbagai tingkatan untuk yang adhoc,” kata Kartika Tjandra saat menyerahkahkan secara simbolis santunan di Solo, Jumat (14/6/2019).

Petugas yang meninggal yang mendapat santunan antara lain pengawas tingkat desa/kelurahan dan pengawas kecamatan. Selain santunan untuk yang meninggal dunia, saat ini juga tengah proses verifikasi untuk pengawas yang sakit dengan data yang masuk mencapai 300 orang. Besaran santunan nantinya berbeda sesuai klasifikasi sakit berat atau sakit sedang.

Santunan untuk penyelenggara pengawas sesuai amanah dari pemerintah melalui Bawaslu bahwa untuk penyelenggara dan pengawas. Santunan sebesar Rp36 juta sebenarnya telah cair pada ahli waris melalui transfer rekening pada 31 Mei 2019.

Sedangkan Bawaslu Jawa Tengah melakukan penyerahan secara simbolis sekaligus memastikan dana benar-benar telah masuk ke rekening ahli waris. Pihaknya mengucapkan belasungkawa sekaligus berharap santunan dapat bermanfaat kepada keluarga yang ditinggalkan.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Solo Arif Nuryanto mengatakan, petugas pengawas yang meninggal dunia di Solo adalah Agung Nugroho, pengawas TPS 21 di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan. Santunan telah diberikan melalui rekening istri Agung Nugroho.

“Sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di rumah sakit. Ketika bertugas, kondisi sehat dan sempat membantu petugas pengawas di kelurahan untuk mengecek laporan sampai malam,” kata Arif Nuryanto.

Namun setelah itu, mendadak jatuh sakit dan kemudian masuk RS sebelum akhirnya meninggal dunia. Selain meninggal dunia, juga terdapat empat petugas pengawas yang diajukan untuk mendapatkan santunan karena sakit.
(wib)
Berita Terkait
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Mewujudkan Penyelenggara...
Mewujudkan Penyelenggara Pemilu yang Ideal
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Warga Yogyakarta Berikan...
Warga Yogyakarta Berikan Kerupuk Melempem Award kepada Bawaslu
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
8 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
9 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
10 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
11 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
11 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
12 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved