Proyek Flyover RE Martadinata Terkendala Pemindahan Listrik Aliran Atas

Minggu, 26 Mei 2019 - 16:23 WIB
Proyek Flyover RE Martadinata...
Proyek Flyover RE Martadinata Terkendala Pemindahan Listrik Aliran Atas
A A A
BOGOR - Proyek pembangunan jalan layang atau flyover untuk mengurai kemacetan di perlintasan sebidang Jalan RE Martadinata, Bogor Tengah, Kota Bogor terancam molor. Pasalnya, proyek yang dimulai sejak Oktober tahun laluini terkendala dengan perizinan pemindahan kabel listrik aliran atas milik PT KAI.

Guna mempercepat dan mengantisipasi sejumlah kendala yang dihadapi ini, Pemkot menggelar pertemuan dengan seluruh stakeholder terkait. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, secara umum pertemuan antara Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, PT KAI dan pelaksana proyek PT Brantas Abipraya itu membahas sejumlah permasalahan teknis dan administrasi, terutama pembahasan tentang persiapan penggeseran kabel listrik aliran atas milik PT KAI.

"Iya kemarin kita membahas banyak hal, salah satunya persiapan pemindahan kabel listrik aliran atas milik PT KAI," kata Dedie pada wartawan Minggu (26/5/2019).

Menurut dia, Izin pergeseran kabel listrik aliran atas milik PT KAI, harus segera diselesaikan, karena persoalan inilah yang menentukan progress hingga suksesi proyek flyover RE Martadinata selesai tepat waktu. Dalam pertemuan tersebut, lanjut Dedie,pihaknya sempat membahas wacana pembangunan perlintasan tidak sebidang sementara, agar proyek flyover sepanjang 458 meter itu lebih lancar dan tidak mengganggu arus lalu lintas jalan raya.

"Ya kita juga merencanakan perlintasan tidak sebidang sementara, tadi juga sempat kita singgung soal izinnya. Sehingga paling lambat awal Januari 2020 mendatang proyek pembangunan tersebut sudah bisa digunakan para pengguna jalan," ujarnya.

Sementara itu, Deputi General Superintendent Proyek Jalan Flyover RE Marthadinata, Rufika Trianto S mengakui ada beberapa kendala, di antaranya perizinan yang dihadapi pihak pengembang untuk melanjutkan pekerjaan.
Tak hanya itu, masalah utilitas juga sebetulnya ditarget Maret harus sudah selesai, tapi diperkirakan baru akan rampung Mei ini.

Selain itu, PT Brantas Abipraya selaku pelaksana atau pengembang masih terkendala izin dari PT KAI terkait penurunan listrik aliran atas. "Pertengahan Juli ini izin untuk kabel listrik aliran atas harus sudah harus beres, jika tidak beres, sudah dipastikan target pembangunan kita akan terlambat," katanya.

Sekadar diketahui, pembangunan flyover RE Martadinata ini perlu mengantongi izin dari PT KAI lantaran melintasi perlintasan rel kereta komuter. Pembangunan jalan layang proyek dari Kementerian PU PR yang nantinya dihibahkan untuk Pemerintah Kota Bogor ini diprediksi akan mengenai kabel listrik aliran atas KAI.

"Semoga pertengahan Juli (KLAA) bisa diturunkan, kalau meleset konsekuensinya kami harus membayar penalti dari pemerintah," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved