Wakil Bupati di Papua Minta PSU di Kabupaten Puncak

Minggu, 19 Mei 2019 - 14:00 WIB
Wakil Bupati di Papua...
Wakil Bupati di Papua Minta PSU di Kabupaten Puncak
A A A
JAYAPURA - Wakil Bupati Puncak yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sosial (PKS) Kabupaten Puncak, Pelinus Balinalmenilai hasil pemilihan umum di Kabupaten Puncak baik Pilpres dan Pileg sarat dengan kecurangan yang dilakukan pihak penyelenggara (KPU). Hal itu diutarakannya lantaran hasil dari rekapitulasi tingkat PPD hingga Kabupaten tidak sesuai dengan perolehan suara yang diberikan masyarakat melalui sisten noken kepada calon legislatif yang dipilih.

“Lima komisioner Kabupaten Puncak kinerjanya tidak betul dan penuh dengan kecurangan. Mereka (KPU red) kerja sesuka hati tanpa berpatokan dengan aturan serta prosedur yang ada,” ujarnya di Jayapura, Minggu (19/4/2019).

Kecurangan yang dilakukan lima Komisioner KPU Puncak sangat nampak dan dinilai dapat menimbulkan konflik antar masyarakat di Kabupaten Puncak. Contohnya, kata Pelinus, pengalihan suara rakyat yang dilakukan para komisioner dari tingkat PPD hingga Pleno tingkat Provinsi.

“Pemilihan di Kabupaten Puncak sangat kacau, suara rakyat dipermainkan dan dimanipulasi oleh para penyelenggara dan itu sudah ada buktinya. Suara caleg yang diberikan masyarakat di lapangan berbeda ketika berada di PPD, bahkan hingga pleno tingkat Kabupaten dan Provinsi,” bebernya.

Dia meminta agar pihak penyelenggaraan dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua melakukan PSU sesuai dengan penolakan Bawaslu Papua terhadap lima kabupaten yang sarat dengan kecurangan, salah satunya yakni Kabupaten Puncak.

“Seluruh ketua partai politik di Kabupaten Puncak sepakat untuk melakukan PSU, karena banyak kecurangan. Itu sudah disampaikan pihak Bawaslu yang menolak hasil rekapitulasi lima kabupaten yang dilakukan di Jayapura,” tegasnya.

Dia menyatakan, Pemerintah Kabupaten Puncak telah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan PSU demi kepentingan suara rakyat.

“Pemerintah akan siapkan dana untuk melakukan PSU, karena ini demi kepentingan rakya. Masa suara serta aspirasi rakyat dipermainkan seenaknya oleh komisioner, oleh karena itu kami mendukung PSU demi terciptanya pesta demokrasi sesuai dengan harapan,” tegasnya.

Pelinus pun meminta agar lima komisioner tersebut diganti, karena dinilai tidak netral dan tidak profesional dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu.

“Kami minta KPU Papua ambil alih PSU di Kabupaten Puncak, komisioner KPU Puncak kerja tidak betul dan penuh degan kecurangan serta ketidak beresan,” tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, MNC Media belum berhasil mengkonfirmasi pihak KPU Kabupaten Puncak.
(sms)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved