Rencana Program di Kabupaten Banyuasin Harus Berbasis Geospasial

Jum'at, 17 Mei 2019 - 17:31 WIB
Rencana Program di Kabupaten...
Rencana Program di Kabupaten Banyuasin Harus Berbasis Geospasial
A A A
PALEMBANG - Kabupaten Banyuasin melakukan Validasi PITTI (Peta Indikatif Tumpang Tindih IGT) yang dilaksanakan Jumat (17/5/2019). Validasi itu diungkapkan saat rapat koordinasi dalam rangka klinik validasi IGT (PITTI) dan survei lapangan Kebijakan Satu Peta (KSP) di Provinsi Sumatera Selatan.

Hasil validasi diharapkan dapat memperbaiki data spasial Kabupaten Banyuasin sehingga menjadi lebih akurat dan lengkap.

Pada kesempatan sebelumnya Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA pada 14 mei 2019 lalu di ruang rapat Bappeda Kabupaten Banyuasin mendorong percepatan implementasi e-monev berbasis geospasial untuk semua rencana program pembangunan di Kabupaten Banyuasin.

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin menekankan bahwa semua rencana program kegiatan harus berbasis geospasial sehinga evaluasi pelaksanaan program kegiatanya harus berbasis geospasial. Hal itu untuk memudahkan pengambil kebijakan dalam hal ini Bupati Banyuasin dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di Kabupaten Banyuasin.

Seperti diketahui manfaat Kebijakan Satu Peta (KSP) dapat mendukung berbagai kebijakan baik nasional maupun daerah. Di antaranya penyusunan RTRW, RDTR, RZWP3K, dan RTRL, Online Single Submission (OSS), Reforma Agraria, GNP-SDA dan Korsub KPK, Perencanaan Pembangunan Nasional (RPJMN, SDGs), Pengembangan Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus, dan Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Tahapan Sinkronisasi antar IGT dalam KSP terdiri dari tiga tahapan utama yaitu mengidentifikasi tumpang tindih, melakukan analisis penyelesaian tumpang tindih, dan menyusun rekomendasi penyelesaian tumpang tindih.

Secara keseluruhan di Sumatera Selatan hasil identifikasi PITTI menunjukkan total luas tumpang tindih 1.672.908 hektare atau 20 persen dari luas wilayah Sumatera Selatan. Sehingga total lokus tumpang tindih 17.656 tersebar di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.
(alf)
Berita Terkait
Tolak Bergabung ke Kabupaten...
Tolak Bergabung ke Kabupaten Banyuasin, Ratusan Warga Baca Yasin di Kantor Gubernur Sumsel
Pemerintah Kabupaten...
Pemerintah Kabupaten Banyuasin Salurkan Bantuan di 21 Kecamatan
Banjir Landa Kabupaten...
Banjir Landa Kabupaten Musi Banyuasin di Sumsel
Jelang Tengah Malam,...
Jelang Tengah Malam, KPK Segel Kantor PUPR Kabupaten Musi Banyuasin
Investasi di Kabupaten...
Investasi di Kabupaten Musi Banyuasin Tawarkan Peluang Usaha Ekonomi Hijau
KPK Dalami Dugaan Fee...
KPK Dalami Dugaan Fee 40 Proyek di Kabupaten Musi Banyuasin
Berita Terkini
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
38 menit yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
1 jam yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
11 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
12 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
12 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
18 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved