Titik Rawan Dijaga Ketat, Dinsos DKI Klaim PMKS Turun Setiap Tahun

Jum'at, 17 Mei 2019 - 01:17 WIB
Titik Rawan Dijaga Ketat,...
Titik Rawan Dijaga Ketat, Dinsos DKI Klaim PMKS Turun Setiap Tahun
A A A
JAKARTA - Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mengaku setiap tahun jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di ibu kota mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan itu dikarenakan penjagaan ketat di setiap titik rawan beroperasinya PMKS dan Gepeng.

"Kita menempatkan petugas pada titik-titik rawan untuk dilakukan penjagaan, ini terbukti sangat efektif dalam mengatasi penurunan jumlah PMKS dijalanan," kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah saat dihubungi, Kamis 16 Mei 2019.

Berdasarkan data Dinsos DKI, di tahun 2016 pihaknya, berhasil menjaring 14.808 PMKS dan Gepeng diseluruh wilayah Ibu Kota Jakarta, berkat penjagaan dan pengawasan dititik rawan PMKS. Irmansyah melanjutkan, jumlah ini menurun secara drastis dan terbukti efektif dalam mencegah maraknya PMKS dan Gepeng yang berkeliaran di Ibu Kota, khususnya di bulan Ramadhan.

"Hasil dari tinjauan Dinsos, bahwa PMKS di Jakarta tahun 2016 berhasil menjaring sebanyak 14.808 PMKS, selanjunya tahun 2017 dilakukan upaya serupa, dengan melakukan penjagaan ketat dititik rawan juga berhasil menurunkan jumlah PMKS sebanyak 8.504," ungkapnya.

Sedangkan di tahun 2018, ia menuturkan bahwa pihaknya melakukan perluasan penjagaan guna menghalau PMKS berkeliaran di wilayah Ibu Kota dan telah berhasil menjaring sebanyak 6.470 orang (PMKS).

"Pada tahun 2018 setelah dilakukan perluasan titik rawan yang dijaga oleh petugas PMKS yang kena penertiban sebanyak 6.470 PMKS," tuturnya.

Lebih lanjut Irmansyah menuturkan, bahwa pihaknya terus melakukan perluasan dalam hal pengawasan, sehingga para PMKS berpindah tempat ke daerah penyangga Ibu Kota seperti Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi.

"Karena di DKI Jakarta sangat ketat terhadap pemantauan dan penjagaan titik rawan sekarang PMKS jalanan operasinya minggir ke daerah penyangga ibu kota," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Gelandangan Ini Bawa...
Gelandangan Ini Bawa Uang Rp12 Juta saat Terjaring Dinsos Jaksel
Pemkot Jaktim Razia...
Pemkot Jaktim Razia 38 Lokasi Rawan Gelandangan dan Pengemis
10 Gelandangan dan Pengemis...
10 Gelandangan dan Pengemis di Salatiga Terjaring Operasi Yustisi
Ditampung di GOR Cengkareng,...
Ditampung di GOR Cengkareng, Puluhan PMKS Jalani Rapid Test Corona
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka
Sebelum Dipulangkan...
Sebelum Dipulangkan ke Daerah Asal, 1.542 PMKS Dites Covid-19
Berita Terkini
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
20 menit yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
1 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
1 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
2 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
2 jam yang lalu
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
2 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved