Berjalan Aman, Ketua MUI dan Tokoh Masyarakat Apresiasi Pemilu 2019
Kamis, 09 Mei 2019 - 02:11 WIB
Berjalan Aman, Ketua MUI dan Tokoh Masyarakat Apresiasi Pemilu 2019
A
A
A
JAKARTA - Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah selesai digelar pada 17 April 2019 lalu. Pesta demokrasi lima tahunan ini dianggap berjalan lancar, aman dan transparan, khususnya di Ciamis dan Pangandaran, Jawa Barat.
Penilaian itu dilontarkan oleh sejumlah tokoh agama, masyarakat dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis dan Pangandaran. Mereka menilai Pemilu 2019 di Ciamis dan Pangandaran telah berjalan lancar, aman, jujur adil, transparan dan demokratis.
"Pemilu berjalan lancar, aman, jujur adil, transparan dan demokratis karena dikawal dengan baik oleh pihak penyenggara, aparat kemananan, TNI-Polri, utamanya dari Polres Ciamis Polda Jawa Barat dan berbagai unsur masyarakat yang terkait di dalamnya," tutur Ketua MUI Kecamatan Lakbok KH Surip Muhrojin, Rabu 8 Mei 2019.
Lebih dari itu, KH Surip Muhrojin mengucapkan terima kasih pada penyelenggara, sekaligus mengimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat agar bersabar dan menunggu keputusan resmi KPU Pusat selaku penyelenggara yang diamanatkan oleh undang-undang pada 22 Mei 2019.
"Bukankan mengikuti pemerintah itu juga rangkaian dari bhakti kita pada Allah SWT. Jika kita mengakui pemerintahan, maka kita taati aturannya," sambung dia.
Senada diungkapkan oleh Ketua MUI Kecamatan Purwadadi, KH Muhtar. Kata dia, Pemilu 2019 berjalan kondusif.
"Untuk Ciamis dan Pangandaran, khususnya Kecamatan Purwadadi, Insya Allah dan yakin aman, amin tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Itu berkat kesadaran masyarakat, dan seluruh aparat, pejabat, tokoh pemuda dan ulama," jelasnya.
Senada dikatakan Ketua MUI Kecamatan Parigi KH Harun Al Aziz. "Semoga kita mendapat kecerahan dan bimbingan Allah SWT," paparnya.
KH Harun Al Aziz meminta warga masyarakat tidak terprovokasi dengan kemauan-kemauan atau ajakan yang tidak benar, dan bersama-sama memerangi kabar hoaks.
"Kita bercermin pada aturan agama, kembali bersilaturahmi. Walaupun kita masing-masing sebelum pemilu, sekarang kita harus saling memaafkan karena kita semua adalah saudara," tuturnya.
Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Riyadussalikin Padaherang Pangandaran KH Lutfi tak lupa ikut menyampaikan ucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan masyarakat.
"Mari bersabar menunggu hasil KPU Pusat, semoga menghasilkan pemimpin yang amanah, jujur, pemimpin yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat bisa memajukan Indonesia di masa yang akan datang," ungkap Lutfi.
Imbauan serupa juga disampikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Fatah Cihaurbeuti Ciamis H Sulaeman dan Ketua Ikatan Guru Raudhatul Atfal (IGRA) Padaherang Pangandaran Sobirin.
Penilaian itu dilontarkan oleh sejumlah tokoh agama, masyarakat dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis dan Pangandaran. Mereka menilai Pemilu 2019 di Ciamis dan Pangandaran telah berjalan lancar, aman, jujur adil, transparan dan demokratis.
"Pemilu berjalan lancar, aman, jujur adil, transparan dan demokratis karena dikawal dengan baik oleh pihak penyenggara, aparat kemananan, TNI-Polri, utamanya dari Polres Ciamis Polda Jawa Barat dan berbagai unsur masyarakat yang terkait di dalamnya," tutur Ketua MUI Kecamatan Lakbok KH Surip Muhrojin, Rabu 8 Mei 2019.
Lebih dari itu, KH Surip Muhrojin mengucapkan terima kasih pada penyelenggara, sekaligus mengimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat agar bersabar dan menunggu keputusan resmi KPU Pusat selaku penyelenggara yang diamanatkan oleh undang-undang pada 22 Mei 2019.
"Bukankan mengikuti pemerintah itu juga rangkaian dari bhakti kita pada Allah SWT. Jika kita mengakui pemerintahan, maka kita taati aturannya," sambung dia.
Senada diungkapkan oleh Ketua MUI Kecamatan Purwadadi, KH Muhtar. Kata dia, Pemilu 2019 berjalan kondusif.
"Untuk Ciamis dan Pangandaran, khususnya Kecamatan Purwadadi, Insya Allah dan yakin aman, amin tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Itu berkat kesadaran masyarakat, dan seluruh aparat, pejabat, tokoh pemuda dan ulama," jelasnya.
Senada dikatakan Ketua MUI Kecamatan Parigi KH Harun Al Aziz. "Semoga kita mendapat kecerahan dan bimbingan Allah SWT," paparnya.
KH Harun Al Aziz meminta warga masyarakat tidak terprovokasi dengan kemauan-kemauan atau ajakan yang tidak benar, dan bersama-sama memerangi kabar hoaks.
"Kita bercermin pada aturan agama, kembali bersilaturahmi. Walaupun kita masing-masing sebelum pemilu, sekarang kita harus saling memaafkan karena kita semua adalah saudara," tuturnya.
Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Riyadussalikin Padaherang Pangandaran KH Lutfi tak lupa ikut menyampaikan ucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan masyarakat.
"Mari bersabar menunggu hasil KPU Pusat, semoga menghasilkan pemimpin yang amanah, jujur, pemimpin yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat bisa memajukan Indonesia di masa yang akan datang," ungkap Lutfi.
Imbauan serupa juga disampikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Fatah Cihaurbeuti Ciamis H Sulaeman dan Ketua Ikatan Guru Raudhatul Atfal (IGRA) Padaherang Pangandaran Sobirin.
(mhd)