Pacu Pertumbuhkan Ekonomi di Kota Metropolitan Timur Jakarta

Senin, 06 Mei 2019 - 08:12 WIB
Pacu Pertumbuhkan Ekonomi...
Pacu Pertumbuhkan Ekonomi di Kota Metropolitan Timur Jakarta
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi mendukung kehadiran tol Becakayu di wilayahnya. Jalan tol yang membentang dari Jakarta melintasi Kota Bekasi hingga Kabupaten Bekasi itu bakal mengurangi kemacetan di jalur Kalimalang (Jalan KH Noer Ali).

Keberadaan tol Becakayu berdampak pada beberapa hal mulai dari pertumbuhan sisi ekonomi hingga infrastruktur di sekitar tol tersebut. Proyek strategis nasional itu membuat investasi di Kota Bekasi terus berkembang dan menjadikan Bekasi sebagai kota metropolitan di timur DKI Jakarta.

Tim Wali Kota untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan (TWUP4) Benny Tunggul mengatakan, tol Becakayu mampu meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik menuju Karawang, Cibitung, dan Bandung. “Kami yakin tol Becakayu mengurangi volume lalu lintas di tol Jakarta–Cikampek,” ujarnya kemarin.

Selain mengurangi kepadatan kendaraan, tol Becakayu mendorong investasi properti di sepanjang kawasan Kalimalang, Bekasi. Misalnya apartemen dan tempat komersial bertumbuhan di sepanjang Jalan KH Noer Ali.

Menurut Benny, pembangunan tol Becakayu yang masih berlangsung mampu menggairahkan pasar modal dan berkontribusi besar bagi pembangunan infrastruktur nasional, apalagi Indonesia meraih predikat level layak investasi (investment grade) dari lembaga pemeringkat internasional.

Ditambah pula keberadaan Kota Bekasi yang memiliki estetika wajah kota yang lebih modern dan wisata baru nantinya. Meski mendukung proyek tol Becakayu, Pemkot Bekasi meminta pengelola tol tetap memperhatikan infrastruktur kepentingan warga di sekitar Kalimalang. Misalnya pipa air untuk kebutuhan warga Bekasi dan Jakarta.

Maka itu diperlukan relokasi jaringan pipa air sepanjang 11 km di kawasan Kalimalang guna menjaga suplai air minum untuk melayani 237.000 pelanggan. Semua aktivitas pekerjaan jalan tol Becakayu tinggi potensinya terhadap keamanan pipa-pipa terhadap gangguan suplai air bagi 142.000 pelanggan di Jakarta Utara dan 95.000 di timur serta selatan.

Tol Becakayu memang membawa gairah sisi ekonomi, tetapi dari sisi lingkungan juga Kota Bekasi sangat terdampak. Misalnya selama konstruksi pembangunan jalan tol mulai Cipinang, Jakarta Timur hingga Jatibening, Kota Bekasi, yang memakan sebagian bahu jalan kerap memicu kemacetan karena penyempitan.

Terlebih pembangunan jalan tol juga membuat sejumlah ruas Jalan KH Noer Ali rusak karena kerap dilintasi kendaraan atau alat berat. Ditambah sistem drainase yang kurang optimal di ruas tol Becakayu menjadi penyebab banjirnya daerah Cawang dan jalur Kalimalang. Selama konstruksi tol Becakayu berjalan, terdapat 25 titik uji kualitas sampel partikel debu atau total suspended particulate (TSP) yang dilakukan pemerintah.

Hasilnya terjadi pencemaran udara berasal dari debu yang sudah di atas ambang batas di wilayah Pasar Sumber Arta, Bekasi Barat, persis di bawah tol Becakayu. Saat ini konstruksi Jalan Kalimalang juga lebih mudah rusak dan imbas proyek tol Becakayu menimbulkan lubang maupun jalan bergelombang yang membahayakan pengguna jalan. Apalagi jalur Kalimalang merupakan jalur arteri paling padat menuju Jakarta.
(don)
Berita Terkait
Mulai 26 Februari 2022,...
Mulai 26 Februari 2022, Tol Dalam Kota Mengalami Kenaikan Tarif
Tarif Tol Dalam Kota...
Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Mulai 22 September 2024
Imbas Proyek Tol Becakayu,...
Imbas Proyek Tol Becakayu, Tol JORR Ditutup Sementara Sabtu Malam
Tol Becakayu Seksi 1A...
Tol Becakayu Seksi 1A dan 1B Beroperasi Hari Ini, Cek Tarifnya
12 Ruas Jalan Tol Akan...
12 Ruas Jalan Tol Akan Naik Tarif di 2022, Ini Daftarnya
Menko Luhut Tercengang...
Menko Luhut Tercengang Tol Becakayu Mangkrak Sejak 96
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
1 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
5 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved