Trisakti untuk Jokowi: Ramadhan, Pendukung 01 dan 02 Melebur Jadi Pemburu Pahala

Selasa, 30 April 2019 - 21:28 WIB
Trisakti untuk Jokowi:...
Trisakti untuk Jokowi: Ramadhan, Pendukung 01 dan 02 Melebur Jadi Pemburu Pahala
A A A
JAKARTA - Komunitas Relawan Trisakti untuk Jokowi menggelar syukuran dan hiburan atas kemenangan Jokowi - Amin, Selasa malam (30/4/2019) di Jalan Bungur Indah, Kemang, Jaksel. Mereka meminta pendukung pasangan nomor 01 dan 02 melebur dalam rasa syukur dan kegembiraan.

Bersyukur karena agenda besar lima tahunan itu rampung tanpa gangguan keamanan. Juga bersyukur karena momen pencoblosan berdekatan dengan awal Ramadhan yang kian dekat.

"Ini seperti gerbang pembuka kita menuju Ramadhan. Artinya, begitu masuk bulan puasa fokus kita beralih dari perjuangan politik menjadi perjuangan kembali menjadi fitri. Dan dalam berjuang menjadi fitri itu sudah tak ada lagi 01 atau 02. Semuanya sama di mata Allah. Kita semua jadi pemburu berkah Ramadhan," kata Muhanto Hatta dari Trisakti untuk Jokowi.

Acara tersebut diisi dengan syukuran dan hiburan campursari Budi Laras. Mereka memanjatkan doa bersama agar Indonesia bebas dari fitnah dan perpecahan. Sebab, pascapilpres, berita hoaks dan fitnah bukannya berhenti tapi malah semakin banyak.

"Ini sangat menyedihkan karena sebentar lagi kita memasuki bulan penuh rahmat. Umat sedang fokus ibadah. Apakah ada jaminan serbuan berita hoaks bisa berhenti begitu kita mulai puasa? Makanya, kita doakan semua pihak bisa saling mendinginkan suasana," kata Muhanto.

Acara tersebut juga diisi dengan hiburan dari musik campursari Budi Laras. Ratusan peserta yang datang ikut bergembira dan bernyanyi bersama. Muhanto mengatakan bahwa musik campursari dipilih karena dekat dengan rakyat kecil.

"Kita juga ingin menunjukkan bahwa pilpres dan pileg adalah salah satu momen kegembiraan bagi rakyat. Sebab, dalam ajang lima tahun sekali ini intensitas dialog antara pemimpin, calon wakil rakyat, dan warga meningkat," timpalnya.

Pilpres dan pileg, kata Muhanto, tak hanya menghadirkan dialog yang sehat. Tapi juga kompetisi yang kreatif. "Kemudian ditutup dengan perayaan yang tak berlebihan tapi sangat menggembirakan," katanya.

Muhanto mengatakan, bahwa pascapilpres semua pihak melebur menjadi Indonesia. Perbedaan pendapat yang tersisa pasca pencoblosan adalah bagian dari dinamika. Bukan ajang untuk berpecah belah. "Ramadhan ini kita akan belajar kembali tentang persatuan untuk bersama-sama menjadi umat yang fitri," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Jokowi Puji KPU Sukses...
Jokowi Puji KPU Sukses Selenggarakan Pilpres dan Pileg 2024
Pemilihan Anggota DPD...
Pemilihan Anggota DPD Sebaiknya Dipisahkan dari Pilpres dan Pileg
Anas Urbaningrum Usulkan...
Anas Urbaningrum Usulkan Pilpres dan Pileg 2029 Digelar Terpisah
Hari Ini KPU Umumkan...
Hari Ini KPU Umumkan Hasil Pileg dan Pilpres 2024
Ini Ruginya Kalau Pilpres,...
Ini Ruginya Kalau Pilpres, Pileg, dan Pilkada Digelar Serentak
Mardiono dan Ganjar...
Mardiono dan Ganjar Sepakat Bersama Menangkan Pilpres serta Pileg
Berita Terkini
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
35 menit yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
42 menit yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
57 menit yang lalu
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
1 jam yang lalu
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
1 jam yang lalu
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
2 jam yang lalu
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved