ACT dan PWJ Resmikan 160 Unit Shelter untuk Korban Bencana di Palu

Minggu, 28 April 2019 - 20:24 WIB
ACT dan PWJ Resmikan...
ACT dan PWJ Resmikan 160 Unit Shelter untuk Korban Bencana di Palu
A A A
JAKARTA - Gempa bumi yang melandan Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 silam masih hangat dalam ingatan kita. Sejak hari pertama bencana, Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah hadir untuk merespon bencana yang merusak meluluhlantakan ribuan rumah warga dan menelan ribuan korban jiwa.

Lebih dari 6 bulan pasca bencana, ACT terus membersamai para penyintas. Kali ini, dalam rangkaian percepat pemulihan pascabencana, ACT berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan Peace Winds Japan (PWJ) membangun sebuah kompleks Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Senior Vice President Global Distribution Program ACT
N Imam Akbari mengatakan, Hunian Nyaman Terpadu ini mampu menampung 160 Kepala Keluarga (KK). Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, hunian ini dilengkapi fasilitas yang memadai seperti ketersediaan klinik kesehatan, kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), fasilitas air dan mandi cuci kakus (MCK), tempat bermain anak, dapur umum, serta masjid.

"Pada 30 September 2018, salah satu mitra ACT, Peace Winds Japan datang untuk memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan bersama dengan ACT sejak awal fase emergency di Lombok hingga fase pemulihan di Palu," terang Imam dalam keterangan persnya, Minggu (28/4/2019).

Sejalan dengan itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Norma Mardjanu menyampaikan apresiasinya kepada ACT dan PWJ yang hingga kini terus peduli terhadap para korban bencana alam di Sulawesi Tengah dengan membangun hunian sementara.

“Saya meminta kepada para penghuni yang menempati hunian nyaman terpadu ini agar hunian ini benar-benar dijaga dan dirawat serta digunakan sebaik mungkin,” ungkapnya saat peresmian ICS tersebut.

Direktur Overseases Program Peace Wind Japan (PWJ), Rika Yamamoto menyampaikan, lembaga PWJ terpanggil untuk membantu warga di Pasigala lewat ACT. Hal ini karena melihat kondisi kebencanaan yang dialami di daerah ini, hampir sama dengan yang dialami Jepang pada 2011 silam.

"Lembaga kami memang konsen kepada kebencanaan, pada bencana gempa dan tsunami di Jepang, Peace Wind Japan juga turun langsung membantu para korban bencana," jelasnya.

Director of Program ACT Bambang Triyono menambahkan, saat ini ACT telah membangun 11 lokasi Kompleks hunian nyaman terpadu yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala dengan total shelter yang dibangun sebanyak 1.026 unit.

"Kolaborasi ini adalah salah satu wujud dari komitmen kami untuk memberikan bantuan sebanyak mungkin orang. Harapan kami, fasilitas komunal ini memberikan manfaat, dapat membantu perbaikan taraf hidup dan dapat memberikan harapan yang lebih baik bagi kehidupan mereka di masa depan," kata Bambang.

"ACT selalu total dalam menangani krisis kemanusiaan, termasuk dalam kebencanaan di sini. Harapan kami kedepannya, masyarakat dan pelaku usaha lain pun dapat mengikuti jejak yang dilakukan PWJ agar masalah hunian bagi para korban cepat terselesaikan," sambungnya.
(mhd)
Berita Terkait
Gempa M5,0 Guncang Palu...
Gempa M5,0 Guncang Palu Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Bahas Penanganan Likuifaksi,...
Bahas Penanganan Likuifaksi, Aktivis Perempuan Palu Wakili Indonesia di AYIMUN 2022
Ziarah Empat Tahun Bencana...
Ziarah Empat Tahun Bencana Gempa Palu
6 Tahun Tsunami Palu,...
6 Tahun Tsunami Palu, BMKG Perkuat Peringatan Dini Gempa yang Akurat
Profil Kolonel I Made...
Profil Kolonel I Made Maha Yudhiksa, Dandim Jakarta Barat yang Terlibat Penanganan Gempa dan Tsunami Palu
Wali Kota Palu Ajak...
Wali Kota Palu Ajak Semua Pihak Bangun Kota Palu
Berita Terkini
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
3 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
6 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
8 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
14 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved