Bencana Banjir Butuh Penanganan Menyeluruh

Sabtu, 27 April 2019 - 01:48 WIB
Bencana Banjir Butuh...
Bencana Banjir Butuh Penanganan Menyeluruh
A A A
JAKARTA - Pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Jogo menegaskan normalisasi atau naturalisasi tak menjamin Ibukota Jakarta bebas banjir . Sebab, untuk memaksimalkan banjir diperlukan penanganan menyeluruh mulai dari bibir kali hingga kawasan hilir.

Banjir melanda Jakarta sendiri terbagi dalam tiga penyebab. Pertama, yakni buruknya drainase di kawasan permukiman. Untuk itu, pembenahan dari pola manajeman harus dilakukan. Banyak rumah di Jakarta tak dilengkapi drainase yang baik. (Baca Juga: Banjir di Wilayah Jakarta, 2 Orang Meninggal dan 2.258 Warga Mengungsi)

Sementara untuk di kawasan daerah bibir laut, lanjut Nirwono, antisipasi banjir Rob harus dilakukan, sebab kondisi Jakarta sendiri, 40 persennya merupakan kawasan laut. Untuk pencegahan di kawasan ini harus dilakukan pembuatan tanggul besar dan tinggi harus dilakukan.

Sementara mengenai banjir yang terjadi pada hari ini, Nirwono menilai itu disebabkan karena banjir kiriman. Sehingga banjir itupun tidak menyerang kawasan di Utara maupun Barat Jakarta, sebab banjir di kawasan itu biasanya terkena rob.

Jika ketiga terkena sekaligus, maka aktivitas Jakarta menjadi lumpuh. Peristiwa ini pun terjadi di beberapa tahun lalu, seperti tahun 2015, 2013, dan 2007. Kala itu Jakarta dipenuhi genangan banyak.

"Artinya kalau masih normalisasi itu salah kaprah. Ini suatu pemikiran yang salah," tutur Nirwono, Jumat (26/4/2019).

Normalisasi sendiri, kata Nirwono, hanya akan mempercepat arus di kawasan permukiman ke laut. Pola ini tidak cukup baik karena tidak akan bertahan di tahun tahun kedepan. Sebab akan merusak ekosistem kali dan pengendapan lumpur di waktu akan datang. Tanpa ekosistem, predator kemudian menjadi bertumbuh tinggi dan mengancam kehidupan warga sekitar.

"Beton kan tidak menyerap air, tapi malah membuat aliran air menjadi cepat," ucapnya.

Karena itu, Nirwono menyarankan menggunakan RTH. Dengan demikian air tak lantas ke laut dan diserap.

Ia juga mengapresiasi langkah pemprov membuat sumur serapan di beberapa titik. Langkah itu bisa menjadi bagian membantu masalah air di Jakarta.

Hanya saja semua tak lengkap bila drainase masih buruk. Karenanya ia mendorong agar pemprov memperbaiki sejumlah drainase.
(rhs)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
1 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
1 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
1 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
3 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
6 jam yang lalu
Infografis
Libur Lebaran 28 Maret-1...
Libur Lebaran 28 Maret-1 April 2025, Waspadai Banjir Rob Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved