BMKG: Cuaca Ekstrem di Bogor Akibat Pengaruh MJO Berlangsung Sepekan

Jum'at, 26 April 2019 - 21:18 WIB
BMKG: Cuaca Ekstrem...
BMKG: Cuaca Ekstrem di Bogor Akibat Pengaruh MJO Berlangsung Sepekan
A A A
BOGOR - Dua hari terakhir wilayah Bogor dilanda hujan deras. Bahkan hujan deras yang turun Kamis malam membuat Bendung Katulampa Siaga I sehingga menyebabkan Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane meluap.

"Intensitas curah hujan di seluruh wilayah Bogor ini kemarin cukup tinggi yakni rata-rata 90-100 milimeter. Normalnya itu 0-30 milimeter," ujar Kepala Seksi Pusat Data dan Informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor, Hadi Saputra, saat dihubungi, Jumat (26/4/2009).

Pihaknya memprediksi cuaca ekstrem masa peralihan musim ini akan terus terjadi hingga sepekan ke depan. Cuaca ekstrem yang mengakibatkan Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane meluap serta longsor di beberapa tempat itu dipengaruhi aktivitas Madden Julian Oscalliation (MJO).

"Cuaca semalam ada juga kontribusinya dari MJO yang sudah masuk ke wilayah Indonesia. Itu akan menambah uap air di awan," jelas Hadi.

MJO merupakan gangguan awan, hujan, angin, dan tekanan udara yang melintasi kawasan tropis dan kembali ke titik awal dalam kurun waktu rata-rata 30 hingga 60 hari. "MJO kerap digambarkan sebagai variabilitas iklim tropis interseasonal (bervariasi setiap minggunya)," kata Hadi.

Menurut Hadi, MJO kali ini pada fase basah yang diprediksi cukup signifikan dalam periode satu pekan ke depan. MJO akan banyak berpengaruh di wilayah Indonesia bagian Barat dan bergeser ke Tengah.

Untuk itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat, apabila terlihat awan-awan konvektif yang ditandai petir, sebaiknya waspada. Termasuk saat hujan lebat disertai angin kencang, warga diimbau mencari tempat aman.

"Tadi malam itu, karena hujannya agak lama sehingga menyebabkan banjir lintasan dimana-mana. Jadi, sungai besar di Bogor yakni Ciliwung dan Cisadane serta Cikeas, meluap semua itu airnya," ucapnya.

Selain faktor MJO, lanjut dia, meluapnya Sungai Ciliwung dikarenakan landscape di kawasn hulu yang sudah rusak atau beralih fungsi. Sehingga, tak bisa menahan atau meresap air lagi.

"Akibatnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi seperti semalam itu, juga berkontribusi air langsung masuk ke sungai," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Bendung Katulampa Siaga...
Bendung Katulampa Siaga 3, Cuaca Masih Hujan
Bendung Katulampa Siaga...
Bendung Katulampa Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Tiba di Jakarta dalam 9-12 Jam
Puncak Diguyur Hujan,...
Puncak Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Puncak Bogor Diguyur...
Puncak Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Cuaca Bogor dari Semalam...
Cuaca Bogor dari Semalam hingga Pagi Ini Cerah, Bendung Katulampa Normal
Bendung Katulampa Bogor...
Bendung Katulampa Bogor Naik Jadi Siaga 3
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
1 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
12 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
12 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved