40 WNA Ditangkap di Semarang, Dipastikan Tak Terkait Pemilu

Senin, 22 April 2019 - 15:49 WIB
40 WNA Ditangkap di...
40 WNA Ditangkap di Semarang, Dipastikan Tak Terkait Pemilu
A A A
SEMARANG - Puluhan warga negara asing (WNA) asal Taiwan dan China ditangkap petugas Imigrasi dari rumah mewah di Kota Semarang Jawa Tengah. Keberadaan mereka dipastikan tak terkait dengan pesta demokrasi Pemilu yang baru saja berlangsung.

WNA yang ditangkap berkewarganegaraan Taiwan sebanyak 12 orang yang terdiri 10 laki-laki dan dua perempuan. Sedangkan yang berasal dari China berjumlah 28 orang terdiri 24 laki-laki dan empat perempuan.

Mereka selama ini menyewa sebuah rumah mewah di Kompleks Perumahan Puri Anjasmoro Blok M2 Nomor 11 Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Mereka sudah berada di Kota Semarang sejak dua bulan lalu.

Semuanya dibekuk pada Kamis 18 April sekira pukul 17.00 WIB, dan diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Semarang. Saat ini mereka ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Kota Semarang sembari menunggu proses lebih lanjut.

"(Keberadaan 40 WNA) tidak ada hubungan sama sekali dengan masalah-masalah politik (Pemilu)," ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng, Sutrisman, kepada awak media, Senin (22/4/2019).

Petugas masih berupaya melakukan pemeriksaan untuk mendalami gerakan mereka di Indonesia. Selain itu, juga menunggu Interpol dari Taiwan karena para pelaku tidak bisa berbahasa Indonesia. Terlebih dari 40 orang itu sebanyak 11 WNA di antaranya merupakan DPO dari Interpol Taiwan.

Dari pemeriksaan sementara, mereka merupakan sindikat penipuan dan pemerasan terhadap warga negara China dan Taiwan. Para pelaku berpura-pura sebagai penegak hukum yang menginformasikan bahwa target terlibat tindak pidana dan apabila mau dibantu agar menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku.

"Masalah ini murni kejahatan cyber dengan modus penipuan pemerasan. Korbannya di negara asalnya dia di China dan Taiwan. Jadi dengan modus-modus seperti itu mereka ada yang berperan sebagai pengadilan, sebagai kepolisian, ada yang berperan sebagai penghubung dan operator dan lain-lain," jelas Dirkrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Hendra Suhartiyono.
(nag)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
53 menit yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
57 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved