Bawaslu DKI Sebut 19 TPS di Jakarta Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Minggu, 21 April 2019 - 16:58 WIB
Bawaslu DKI Sebut 19...
Bawaslu DKI Sebut 19 TPS di Jakarta Berpotensi Pemungutan Suara Ulang
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menerima banyak laporan persoalan dan pelanggaran di sejumlah TPS di Ibu Kota saat pencoblosan 17 April lalu. Dari laporan itu, terdapat 19 TPS yang berpotensi melakukan pemungutan suara ulang.

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Puadi, mengatakan, sebenarnya dugaan pelanggaran ditemukan hampir di semua wilayah di Ibu Kota. Namun dari banyak laporan, ke 19 TPS lah yang berpotensi dilakukan pemungutan suara ulang.

"Banyak temuan di enam kabupaten/kota. Potensinya ada 19 yang melakukan pencoblosan ulang," ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/4/2019).

Hanya saja dia tidak merinci nama TPS. Namun, kata dia, potensi dugaan pelanggaran terbanyak ditemukan di wilayah Jakarta Utara dengan 10 TPS, Jakarta Pusat dua TPS, Jakarta Selatan satu TPS, dan sisanya berada di Jakarta Timur.

Secara umum di Jakarta, Puadi telah menerima 160 laporan permasalahan di TPS saat pencoblosan 17 April lalu. Rekapan laporan itu tengah dikumpulkan untuk kemudian dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Sebanyak 160 laporan itu terdapat di 40 kecamatan. Itu artinya terjadi di 150 kelurahan dan 151 TPS," tandasnya.

Beberapa laporan itu antara lain meliputi surat suara yang habis dan kekurangan surat suara pada tingkat DPD. "Kami juga temukan adanya kasus orang membawa C6 dan A5 milik orang lain," katanya.

Tidak hanya itu, ia mendapati laporan jika ada pengawas yang ingin mengawasi TPS tapi tidak diizinkan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun ada juga beberapa TPS yang KPPS-nya mengizinkan.

"Di Jakarta Selatan ada dua warga yang berasal dari daerah lain berkesempatan dijadikan pemilih khusus, sementara mereka bukan domisili di situ," paparnya.

Untuk itu, pihaknya kini tengah mengumpulkan data dan berkordinasi dengan pengawasan tingkat Kelurahan dan kecamatan. Nantinya pihaknya akan merekomendasikan ke KPU agar dilakukan pemungutan suara ulang.

"Ada beberapa yang akan digelar pemungutan suara ulang. Hasil pengawasan teman-teman TPS, kemudian koordinasi dengan pengawas Kelurahan dan kecamatan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jakarta Utara, Dimyati, menuturkan, jumlah TPS yang akan melakukan pencoblosan ulang di wilayahnya tidak akan mencapai 10 TPS.

"Memang benar ada yang akan melakukan pencoblosan ulang, tapi enggak sampai 10 TPS. Soalnya ada yang dilakukan penghitungan ulang dan pemungutan ulang," bebernya.

Hingga kini Bawaslu Jakarta Utara tengah mendalami laporan dari petugas lapangan untuk selanjutnya diajukan kembali ke tingkat provinsi dan nasional.
(thm)
Berita Terkait
Jokowi Puji KPU Sukses...
Jokowi Puji KPU Sukses Selenggarakan Pilpres dan Pileg 2024
Pemilihan Anggota DPD...
Pemilihan Anggota DPD Sebaiknya Dipisahkan dari Pilpres dan Pileg
Anas Urbaningrum Usulkan...
Anas Urbaningrum Usulkan Pilpres dan Pileg 2029 Digelar Terpisah
Hari Ini KPU Umumkan...
Hari Ini KPU Umumkan Hasil Pileg dan Pilpres 2024
Ini Ruginya Kalau Pilpres,...
Ini Ruginya Kalau Pilpres, Pileg, dan Pilkada Digelar Serentak
Mardiono dan Ganjar...
Mardiono dan Ganjar Sepakat Bersama Menangkan Pilpres serta Pileg
Berita Terkini
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
11 menit yang lalu
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
2 jam yang lalu
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
4 jam yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
4 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved