KPU Jakarta Barat Waspadai Pemilih Pindahan Bisa Membuat Ricuh di TPS
Selasa, 16 April 2019 - 14:37 WIB
KPU Jakarta Barat Waspadai Pemilih Pindahan Bisa Membuat Ricuh di TPS
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat mengakui mewaspadai pemilih A5 atau pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pileg dan Pilpres 2019 . Sebab A5 dapat memacing kericuhan jika ternyata kuota surat suara di TPS tidak mencukupi.
“Itu terdapat di sejumlah TPS di Tanjung Duren Utara. Seperti di kawasan Apartement Mediterania dan kawasan Kampus Ukrida,” kata Ketua KPU Jakbar, Cucum Sumardi, Selasa (16/4/2019). (Baca: Jamin Keamanan, 38 Ribu Personel Gabungan Akan Jaga TPS di Jakarta )
Cucum mengatakan terhadap ancaman gangguan pemilih seperti ini. Pihaknya telah meminta kepolisian untuk melakukan pengawalan ekstra. Ancaman surat suara habis bisa sewaktu-waktu terjadi.
Terhadap prosedur A5 sendiri, Cucum menjelaskan pada pemilu 2019 ini, sedikitnya ada 14.774 warga yang masuk ke Jakarta Barat. Mereka telah melakukan pengurusan formulir A5 sejak Maret 2019 lalu. (Baca juga: Lakukan Intimidasi di TPS, Polrestro Bekasi Janji Lakukan Tindakan Tegas )
Sementara yang keluar dari Jakarta Barat, Cucum mencatat ada 12.383 orang. Mereka hampir terbesar di kawasan Pulau Jawa. Bahkan ke Maluku.
Sementara itu, memastikan pemilu aman, distribusi logistik telah dilakukan menjelang siang hari, Selasa (16/4/2019) ini. Beberapa logistik yang sebelumnya tersimpan di GOR Kecamatan telah disalurkan ke sejumlah kelurahan. Menjelang malam nantinya, distrubusi akan selesai ke 6.730 TPS.
Dengan pengawalan sejumlah kepolisian. Cucum mengatakan distribusi dipastikan aman, lancar, dan terkendali. Pemantauan menyeluruh dilakukan dengan menggunakan sepeda motor dan mobil patroli. “Kali libatkan Polisi dan TNI untuk mengawal,” ucapnya.
“Itu terdapat di sejumlah TPS di Tanjung Duren Utara. Seperti di kawasan Apartement Mediterania dan kawasan Kampus Ukrida,” kata Ketua KPU Jakbar, Cucum Sumardi, Selasa (16/4/2019). (Baca: Jamin Keamanan, 38 Ribu Personel Gabungan Akan Jaga TPS di Jakarta )
Cucum mengatakan terhadap ancaman gangguan pemilih seperti ini. Pihaknya telah meminta kepolisian untuk melakukan pengawalan ekstra. Ancaman surat suara habis bisa sewaktu-waktu terjadi.
Terhadap prosedur A5 sendiri, Cucum menjelaskan pada pemilu 2019 ini, sedikitnya ada 14.774 warga yang masuk ke Jakarta Barat. Mereka telah melakukan pengurusan formulir A5 sejak Maret 2019 lalu. (Baca juga: Lakukan Intimidasi di TPS, Polrestro Bekasi Janji Lakukan Tindakan Tegas )
Sementara yang keluar dari Jakarta Barat, Cucum mencatat ada 12.383 orang. Mereka hampir terbesar di kawasan Pulau Jawa. Bahkan ke Maluku.
Sementara itu, memastikan pemilu aman, distribusi logistik telah dilakukan menjelang siang hari, Selasa (16/4/2019) ini. Beberapa logistik yang sebelumnya tersimpan di GOR Kecamatan telah disalurkan ke sejumlah kelurahan. Menjelang malam nantinya, distrubusi akan selesai ke 6.730 TPS.
Dengan pengawalan sejumlah kepolisian. Cucum mengatakan distribusi dipastikan aman, lancar, dan terkendali. Pemantauan menyeluruh dilakukan dengan menggunakan sepeda motor dan mobil patroli. “Kali libatkan Polisi dan TNI untuk mengawal,” ucapnya.
(ysw)