Bertemu Bhayangkari, KPU Lubuk Linggau Sosialisasikan Pencoblosan

Minggu, 14 April 2019 - 06:19 WIB
Bertemu Bhayangkari,...
Bertemu Bhayangkari, KPU Lubuk Linggau Sosialisasikan Pencoblosan
A A A
LUBUK LINGGAU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuk Linggau melakukan sosialisasi cara pencoblosan saat melakukan pertemuan rutin bulanan dengan pengurus cabang Bhayangkari Polres Lubuk Linggau.

Dalam sambutannya Ketua Cabang Bhayangkari Polres Lubuk Linggau Ninis Dwi Hartono mengatakan, dalam kegiatan pertemuan rutin kali ini sengaja menggandeng KPU Kota Lubuk Linggau untuk mensosialisasi pemilihan presiden dan legislatif. Yang mana para bhayangkari memiliki hak pilih.

"Saya berharap agar semua Bhayangkari dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, oleh karena ini hari ini KPU sengaja datang untuk memberikan sosialisi terkait cara pencoblosan yang benar agar suara tidak terbuang sia-sia," kata Dwi di lokasi, Sabtu 13 April 2019.

Sosialisasi cara pencoblosan di TPS dipimpin langsung oleh ketua KPU Kota sedangkan Ketua KPU Kota Lubuk Linggau Topandri menjelaskan, ini merupakan sosialisasi terakhir karena minggu sudah masuk masa tenang kampanye. Selain itu, pemilu kali ini adalah pemilu serentak pertama dalam pemilihan presiden dan legislatif serta Pemilihan terumit sedunia. Namun hal itu tidak membuat kita pusing dan tidak melaksanakan pencoblosan di TPS.

Dalam penjelasannya Topandri menyampaikan, bahwa pada pemilu kali ini ada 5 surat suara yang pertama warna abu-abu untuk presiden, warna merah DPR RI, warna kuning DPD, warna biru provinsi dan warna hijau untuk DPRD.

"Untuk pemilihan DPR RI karena surat suara lebih besar dari bilik suara hendaknya para ibu-ibu berhati-hati untuk membuka dan melakukan pencoblosan, karena takut tercoblos ganda, maka surat suara tidak sah," pungkasnya.

Selanjutnya Topandri mengharapkan, para ibu Bhayangkari Polres Lubuk Linggau menjadi pemilih cerdas yang dapat memilih berdasarkan track record calon yang memang mewakili suara lapisan masyarakat karena rekam jejak seorang caleg menjadi syarat penting bagi seorang pemilih cerdas.

"Mengetahui rekam jejak caleg menjadi syarat penting bagi seorang pemilih cerdas. Pemilih cerdas mengambil putusan berdasarkan pertimbangan atas informasi yang dimilikinya," hara Topandri.
(mhd)
Berita Terkait
PUAN Dukung Keterwakilan...
PUAN Dukung Keterwakilan Perempuan di Pemilihan Legislatif 2024
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Parpol Parlemen...
KPU: Parpol Parlemen Bisa Gunakan Nomor Urut Pemilu 2019
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
47 menit yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
9 jam yang lalu
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
9 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
11 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Komisioner KPU Dianggap...
Komisioner KPU Dianggap Boros Anggaran karena Tinggal di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved