Diknas Jember 1 Tahun Tahan Izin Operasional SMP Islam Imam Syafii

Kamis, 11 April 2019 - 17:22 WIB
Diknas Jember 1 Tahun...
Diknas Jember 1 Tahun Tahan Izin Operasional SMP Islam Imam Syafii
A A A
JEMBER - Sudah 1 tahun lalu pengajuan proposal perizinan operasional, bahkan petugas Dinas Pendidikan sudah 2 kali mengunjungi SMP Islam Imam Syafii, Jember, Jatim.

Namun hingga saat ini perizinan sekolah yang beralamat di Jalan MH Thamrin, Gg. Damri, Desa Kranjingan, Sumbersari, Jember ini tak kunjung diterbitkan. Di sisi lain, proses belajar mengajar dan siswa siswanya telah menginjak kelas 8.
"Alih alih izin oprasional, surat balasan atas proposal perizinan kami saja tidak kunjung kami dapatkan, sehingga kami bingung," sebut juru bicara SMP Islam Imam Syafii, Jember, Jawa Timur, DR. Muhammad Arifin Badri, Kamis (11/4/2019).

DR. Muhammad Arifin Badri melanjutkan, sejauh ini upaya lain yang sudah dilakukan yakni mendatangi pejabat demi pejabat di kota Jember untuk mencari keterangan mengapa proses izin juga belum diterbikan.

Dari hari ke hari, bukanya semakin mendapat kejelasan ujung dari proses perizinan, yang diterima pihaknya malah arogansi oknum aparat.

Kriminalisasi, dan kasus tuduhan yang dibuat - buat. Dimulai dari tuduhan pemalsuan dokumen yang sampai saat ini tidak terbukti, berlanjut pemanggilan dan pemeriksaan para guru satu persatu oleh aparat. Namun semuanya tanpa hasil yang jelas hingga saat ini.

"Akhir- akhir ini, pada saat kami mengadakan kegiatan, ada pengerahan puluhan bahkan ratusan aparat untuk berjaga jaga, seakan akan terjadi peperangan. Padahal kami hanya mengadakan acara bakti sosial, wisuda atau yang serupa, entah apa maksud dan tujuannya. Apakah hendak mengesankan bahwa kota Jember secara umum dan lokasi kami genting seakan terjadi peperangan dahsyat, padahal semua adem ayem," bebernya.

Juga acara dengar pendapat di gedung DPRD tanpa menghadirkan kami atau sekedar pemberitahuan kami sebagai pihak yang diperkarakan. Dan masih banyak lagi hal hal aneh, yang semuanya berujung pada upaya menghalang halangi hak sebagai warga negara untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.
(vhs)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
4 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
4 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
5 jam yang lalu
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved