Penuhi Kebutuhan Air Bersih, DKI Akan Subsidi Warga Tak Mampu

Rabu, 10 April 2019 - 23:13 WIB
Penuhi Kebutuhan Air...
Penuhi Kebutuhan Air Bersih, DKI Akan Subsidi Warga Tak Mampu
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI nampaknya tidak main-main dalam menyediakan kebutuhan air bersih untuk warganya. Saat ini DKI sudah menyiapkan mekanisme pengambilalihan pengelolaan air bersih dari swasta ke pemerintah daerah.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan keseriusannya dalam pengelolaan air bersih di Ibu Kota. Beragam tahapan diungkapkannya telah dilakukan, mulai dari pengambilalihan pengelolaan hingga peningkatan distribusi air bersih kepada masyarakat.

"Begini, salah satu yang akan kita lakukan dan sudah disampaikan bagaimana kita akan kelola sendiri tentang distribusi air bersih yang semula dikerjakan oleh swasta. Karena investasi di sana cukup besar dan kita melihat setelah 15 tahun progresnya minimum, makanya kita akan lakukan lewat PDAM, itu yang akan kita kerjakan bersama-sama," jelasnya kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Terkait pengambilalihan pengelolaan air bersih dari dua operatornya yakni Aetra dan Palyja, Anies bersama PDAM tengah menyusun peningkatan produksi air, distribusi menyeluruh dan program subsidi yang akan diberikan kepada masyarakat tidak mampu.

"Pertama meningkatkan volume di sisi depannya (produksi), kedua adalah distribusi, ketiga program untuk mendapatkan air bersih di Jakarta sendiri. Itu yang akan kita lakukan juga," jelasnya Anies. (Baca: Hari Air Sedunia 2019, Pemprov DKI Komitmen Jaga Sumber Air )

Walau diakui persiapan privatisasi air bersih Ibu Kota telah rampung dilakukan, Anies mengaku enggan membeberkan teknis pengambilalihan. Dirinya beralasan tahapan tersebut akan dijelaskan oleh pihak PDAM. "Teknis pengambilalihannya itu udah masuk level korporasi," jelasnya

Sebelumnya, Dirut PAM Jaya, Priyatno Bambang Hernowo menyatakan bahwa PAM Jaya siap mengelola air bersih dan mempercepat pelayanan air bersih ke seluruh Jakarta. Diantaranya dengan melakukan ekspansi penambahan air baku dan jaringan pelayanan. (Baca juga: Anies Beberkan Pentingnya Sungai Citarum untuk Pasok Air Baku ke Jakarta )

Untuk meningkatkan sumber air bersih, kata Bambang, pihaknya membangun sistem penyediaan air minum (SPAM).

Saat ini, bebernya, pembangunan SPAM telah dilakukan di Hutan Kota, Jakarta sejak 2017 lalu dengan anggaran Rp 450 Miliar dari Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) anggaran perubahan 2017 dan anggaran 2018. SPAM Hutan Kota diyakini akan mampu menambah jumlah pelanggan PAM Jaya sebesar 2% atau sebanyak 30.000 pelanggan Wilayah Jakarta Utara dengan memasok air 500 liter per detik.

Untuk mengaliri air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari SPAM Hutan Kota ke kawasan Jakarta Utara seperti di Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, Tegal Alur, Muara Angke dan Muara Baru, pihaknya akan membangun jaringan pipa sepanjang 120 Km.

"Kami juga membangun SPAM Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan SPAM Ciliwung, Jakarta Timur dengan total kapasitas 950 liter perdetik. Dengan dibangunya dua SPAM ini jumlah pelanggan akan bertambah sebanyak 64.000," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Subsidi Air Bersih agar Harga Terjangkau Masyarakat
Atasi Krisis Air, Pemprov...
Atasi Krisis Air, Pemprov DKI Diminta Fokus Kendalikan Penduduk
Kadar Amonia Kali Krukut...
Kadar Amonia Kali Krukut Tinggi, Layanan Air Bersih di Cilandak Terganggu
Cakupan Layanan Air...
Cakupan Layanan Air Bersih di Jakarta Baru 66%
Besok, Pasokan Air Bersih...
Besok, Pasokan Air Bersih untuk Jakarta Barat, Pusat, Utara dan Selatan Alami Gangguan
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
19 menit yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
1 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
2 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
3 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
3 jam yang lalu
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved