Ditakuti Ilmu Hafalan Hilang, 8 Bocah Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru

Selasa, 02 April 2019 - 21:48 WIB
Ditakuti Ilmu Hafalan...
Ditakuti Ilmu Hafalan Hilang, 8 Bocah Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru
A A A
JAKARTA - Sebanyak delapan santriawati Rumah Tahfidz Irsayadul Atfhfal di Griya Bukit Jaya, RW 30, Desa Tlajung Udik, Gunungputri, Kabuapten Bogor, menjadi korban pelecehan seksual. Ironisnya pelaku pelecehan merupakan guru di tempat mengaji tersebut yakni, RA.

Salah satu tokoh masyarakat Griya Bukit Jaya, Rochiq mengatakan, kasus pelecehan seksual ini terungkap pada 15 Maret 2019 lalu, saat itu salah satu santriwati yang tengah tertidur terbangun dan melihat RA dalam kamar dengan kondisi tanpa busana."Ada santriwati yang menjerit, sehingga warga sekitar mengetahui kejadian ini," kata Rochiq kepada SINDOnews pada Selasa (2/4/2019).

Menurut dia, salah satu santri pun memberitahu kejadian ini kepada orang tuanya, dan selajutnya bersama pengurus RW 30 pada 19 Maret 2019 lalu mendatangi rumah RA untuk meminta klarifikasi."RA awalnya mengelak, namun dia akhirnya mengakui segala perbuatan tersebut," ujarnya.

Pada 28 Maret 2019 lalu, sebanyak delapan santriwati yang rata-rata berusia 13 tahun pun melaporkan kasus tersebut ke petugas Polres Bogor. Namun sayang, belum sempat ditangkap polisi, RA telah kabur ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

Rochiq menuturkan, RA melakukan pelecehan seksual dengan dalih para santriawati harus bisa menyenangkan guru sebagai balasan telah diberikan ilmu hafalan."Kalau tidak mau menuruti keinginan pelaku, korban ditakui ilmu hafalannya akan hilang," tuturnya.

Rochiq melanjutkan, saat ini delapan korban tengah menjalani visum di RS Permata Cibubur."Warga berharap kepolisian dapat menangkap pelaku dan dihukum," ujarnya.

Saat ini Rumah Tahfidz Irsayadul Atfhfal dalam keadaan kosong, karena pelaku sudah melarikan diri. Di sana yang terlihat hanya mobil sedan dengan nopol F 1366 HF.
(whb)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Komnas PA Sebut Depok...
Komnas PA Sebut Depok Zona Merah Kejahatan Seksual Anak
Lindungi Anak-anak dari...
Lindungi Anak-anak dari Kejahatan Seksual, Spanyol Luncurkan Paspor Porno
Kembali Marak, Negara...
Kembali Marak, Negara Harus Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
26 menit yang lalu
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
1 jam yang lalu
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
1 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
2 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Karhutla Kalimantan
2 jam yang lalu
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
2 jam yang lalu
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved