Menteri LHK: Harimau yang Terkena Jerat Ngambek di Pusat Rehabilitasi

Minggu, 31 Maret 2019 - 18:53 WIB
Menteri LHK: Harimau...
Menteri LHK: Harimau yang Terkena Jerat Ngambek di Pusat Rehabilitasi
A A A
PEKANBARU - Harimau Sumatera yang terkena jerat di kawasan lindung Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Desa Sangar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau masih dalam penanganan medis.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengatakan bahwa harimau jantan dewasa itu merajuk atau ngambek saat berada di pusat tehabilitasi. "Harimau yang kena jerat di Pelalawan itu merajuk karena masalah air," kata Menteri LHK di Pekanbaru, Riau Minggu (31/3/2019).

Harimau liar itu saat ini berada di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya (PR-HSD), Provinsi Sumatera Barat. Kaki harimau jantan mengalami luka yang cukup serius pada bagian kaki karena terkena jerat dari baja oleh pemburu.

Siti menjelaskan, bahwa karena situasi ini, tim terpadu melakukan pencaharian penyebab harimau ngambek, tidak mau minum dan mandi. Setelah lama ditelusuri penyebabnya harimau hanya mau minum dari areal gambut.

"Harimau itu ternyata maunya air yang bersumber dari gambut. Tidak mau air bersih. Jadi petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membawa 2 tangki air dari areal yang khusus gambut. Setelah diberi air gambut, barulah harimau itu mau minum dan mandi. Air gambut tidak sebersih air umumya," ucapnya.

Harimau dewasa itu ditemukan terjerat pada 22 Maret 2019 di Desa Sangar, Pelalawan. Pada 24 Maret harimau itu baru berhasil dievakuasi. Petugas akhirnya membawa harimau yang terluka itu kepusat rehabilitasi.

Riau merupakan daerah yang mayoritas areal gambut. Harimau merupakan spesies langka yang hidup di beberapa hutan yang tersisa. Perburuan liar dan alih fungsi lahan secara massal membuat habitat harimau terus berkurang dan terancam punah akibat konflik.

Pada pertengahan November 2019, seekor harimau dewasa memasuki pemukiman di Desa Teluk Nibung, Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Harimau tersebut berkeliaran di sekitar ruko. Petugas BBKSDA pun menangkap harimau yang masuk ke pemukiman.

Belakangan penyebabnya adalah kawasan harimau di sana dijadikan perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI). Harimau dewasa itupun dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya.

Nasib malang juga sebelumnya dialami oleh harimau bernama Bonita. Hutan tempat hidup keluarga harimau Sumatera disulap jadi perkebunan kelapa sawit raksasa milik perusahaan asal Malaysia yakni Tabungan Haji Indo Plantation (THIP) di Kecamatan Pelangiran, Inhil dan sejumlah perusahaan raksasa Hutan Tanaman Indutri (HTI) di Riau.

Bonita akhirnya ditangkap petugas karena telah membunuh dua manusia dan dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya. Belakangan kabar yang bekembang, Bonita menyerang manusia karena anaknya ditangkap pemburu.
(nag)
Berita Terkait
5 Bahaya Harimau Sebagai...
5 Bahaya Harimau Sebagai Hewan Peliharaan: Masalah Legalitas hingga Rentan Penyakit
Apakah Harimau Adalah...
Apakah Harimau Adalah Kucing? Ini Jawabannya!
4 Ciri Khas Harimau...
4 Ciri Khas Harimau Sumatera yang Membedakannya dari Jenis Harimau Lain
Menyelamatkan Raja Rimba:...
Menyelamatkan Raja Rimba: Inilah Daftar Habitat Harimau Sumatera di Indonesia
5 Fakta Mencengangkan...
5 Fakta Mencengangkan Harimau Sumatera: Sang Raja Hutan yang Terancam Punah
3 Perbedaan Harimau...
3 Perbedaan Harimau Putih dan Harimau Biasa, Selain dari Warnanya
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
32 menit yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
56 menit yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
1 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
1 jam yang lalu
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
2 jam yang lalu
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
2 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved