Apel Kebangsaan, Slank Sebar Virus Perdamaian di Simpang Lima Semarang

Sabtu, 16 Maret 2019 - 14:52 WIB
Apel Kebangsaan, Slank...
Apel Kebangsaan, Slank Sebar Virus Perdamaian di Simpang Lima Semarang
A A A
SEMARANG - Slank bakal manggung selama 55 menit di acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih di lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Minggu 17 Maret pagi. Selain membawakan lagu dari album terakhir, Slank bakal menebar virus-virus perdamaian berdemokrasi.

Apel Kebangsaan itu juga menghadirkan ulama-ulama kharismatik, Habib Luthfi bin Yahya, KH Maimoen Zubair, KH Munif Zuhri, Gus Muwafiq dan Mahfud MD. Bakal hadir juga Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, tokoh lintas agama dan artis nasional, Letto, Armada, Virza, Nella kharisma sampai Slank.

"Nanti kita bawain lagu dari album ke-22 Kepala Loe Peang, salah satunya yang menyuarakan antihoax. Kita ingin menyatukan bangsa lewat lagu, nasionalisme lewat lagu, kita ingin nyebarin virus perdamaian. Datang yuk," kata Bimbim, salah satu pentolan Slank, saat jumpa pers pra event, Sabtu (16/3/2019).

Dalam jumpa pers itu Bimbim mengatakan bakal tampil selama 55 menit dari pukul 08.05 WIB. Dia bersama dua rekannya, Ridho dan Ivanka, tanpa sang vokalis, Kaka yang masih bertahan di Jakarta. Band yang bermarkas di Gang Potlot itu juga didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Besok kita akan menyebar virus merah putih. Dan kita rayakan perbedaan ini. Ada tools yang menyatukan kita, Pancasila. Pemilu ini biasa aja. Lima tahun sekali kita lakukan. Berdewasalah. Indonesia lebih dari sekadar ambisi politik," kata Bimbim.

Bimbim pun tidak menutup mata dengan adanya pihak yang tidak suka dengan karya-karyanya ataupun sikapnya itu. Namun dia bertekad tidak mau ambil pusing dengan segala ungkapan negatif, terlebih di media sosial. Baginya, media sosial merupakan salah satu bentuk anugerah berdemokrasi. Orang-orang yang terjebak dalam media sosial, kata Bimbim, adalah orang yang salah dalam bersikap, karena jika disikapi dengan tegang atau emosi itu tidak mensyukuri demokrasi.

"Kita justru mengajarkan orang berdemokrasi. Yang pro dan kontra, selama mereka tidak kasar, kami biarin tapi kalau udah berkata kasar kami delete. Kami membiarkan mereka belajar demokrasi. Kami bukan politisi, jadi tidak langsung menjawab jika dijelek-jelekkan," katanya.

Apel Kebangsaan Kita Merah Putih merupakan acara yang digelar untuk umum tanpa melihat pandangan politik, asalkan tetap Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak siapapun untuk hadir karena itu jadi salah satu upaya merajut erat kebangsaan.

"Siapapun silakan hadir. Kalau Slank berpesan tadi, berangkat seneng pulang bahagia. Tidak ada sampah, tidak ada fasilitas umum, taman yang dirusak. Sehingga Jawa Tengah bisa menunjukkan perdamaian kesenangan dan benar-benar mencintai bangsa ini setulusnya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Kasus TBC di Jateng...
Kasus TBC di Jateng Tinggi, Penularannya Mirip COVID-19
Sektor Pertanian Butuh...
Sektor Pertanian Butuh Perhatian Khusus
Kaesang Berpotensi Menang...
Kaesang Berpotensi Menang Pilkada Jateng, Ini Sejumlah Indikator Pendukung
Selamatkan Produksi...
Selamatkan Produksi Pangan, Pemprov Jateng Cegah Alih Fungsi Lahan
Jateng Cetak Hattrick...
Jateng Cetak Hattrick Jadi Provinsi Terbaik Pertama dari Bappenas
Tak Hadiri Tes Kompetensi,...
Tak Hadiri Tes Kompetensi, Satu Orang Dipastikan Gugur Seleksi Anggota KPID Jateng
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved