Pemprov Jabar Komitmen Bentuk Daerah Otonomi Baru

Sabtu, 02 Maret 2019 - 07:03 WIB
Pemprov Jabar Komitmen...
Pemprov Jabar Komitmen Bentuk Daerah Otonomi Baru
A A A
BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum berkomitmen merealisasikan janji politiknya, yaitu mewujudkan pemekaran kabupaten/kota menjadi daerah otonomi baru (DOB).

Diketahui, dalam kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018, Gubernur yang akrab disapa Emil dan pasangannya itu berjanji melakukan langkah politik untuk mewujudkan pemekaran sejumlah daerah baru di Jabar. Pemekaran daerah dinilai sebagai salah satu program prioritas saat menjadi gubernur terpilih untuk mengatasi persoalan ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Dani Ramdan mengatakan, janji politik Emil-Uu tersebut telah diakomodasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

"Kita punya target bahwa 5 tahun ke depan, kita ingin ada pembentukan daerah otonom baru. Sesuai perundangan, istilahnya daerah persiapan dulu selama 3 tahun," ujar Dani seusai kegiatan Jabar Punya Informasi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (1/3/2019).

Dari sejumlah kabupaten/kota yang akan dimekarkan, menjadi 3 diantaranya sudah masuk program legislasi nasional yakni pemekaran yakni Kabupaten Bogor Barat yang merupakan bagian dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut Selatan bagian dari Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sukabumi Utara bagian dari Kabupaten Sukabumi.

Sementara tiga usulan lainnya akan di sesuaikan dengan pemenuhan persyaratan pengusulan daerah persiapan otonom baru. Bappeda Provinsi Jawa barat telah melakukan kajian terhadap tiga daerah lainnya, yaiu pemekaran Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bekasi.

Meski begitu, Dani mengakui, pembentukan DOB baru di Jabar hingga kini masih sebatas usulan. Pasalnya, pemerintah pusat pun belum mencabut penghentian sementara (moratorium) pembentukan DOB hingga saat ini. "Kalaupun nanti usulan ini tidak ditanggapi oleh pusat, karena ini sudah janji politik, usulan akan tetap kita proses," katanya.
(sms)
Berita Terkait
Ini 5 Provinsi Baru...
Ini 5 Provinsi Baru jika Jawa Barat Dimekarkan, Daerahmu Masuk Mana?
Muncul Wacana Jawa Barat...
Muncul Wacana Jawa Barat Dimekarkan Jadi 5 Provinsi, Ini Respons Dede Yusuf
Moratorium Tak Surutkan...
Moratorium Tak Surutkan Pergerakan Komite Pemekaran Bandung Utara
Wakil Ketua DPRD Jabar:...
Wakil Ketua DPRD Jabar: Pembentukan 5 Provinsi Baru Perlu Perhatikan Kebijakan Strategis Nasional
Dorongan Pemekaran Kabupaten...
Dorongan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur Menguat
Mahfud MD Sebut Mayoritas...
Mahfud MD Sebut Mayoritas Sepakat Pemekaran, Senator Papua Barat Usulkan Referendum
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
12 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
24 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
40 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved