Sisir Jakut, Caleg Ini Terkejut Uang Rp700 Ribu hanya untuk Beli Air Sebulan
Kamis, 28 Februari 2019 - 17:30 WIB
Sisir Jakut, Caleg Ini Terkejut Uang Rp700 Ribu hanya untuk Beli Air Sebulan
A
A
A
JAKARTA - Ketua AMPG DKI Jakarta yang juga Caleg Golkar, Rob Kardinal Clinton (RCK) berencana akan memajukan pendidikan di Dapil 3, Tanjung Priok, Penjaringan, dan Pademangan. Hal itu ia lakukan setelah menyisir ratusan titik di tiga kecamatan itu.
"Setelah saya berikhtiar mendaftar menjadi caleg DPRD Jakarta Partai Golkar, saya tinggalkan bisnis dan terjun ke bawah di dapil untuk melakukan sosialisasi, saya telah turun ke 400 titik dari 2.300 RT. Saya terenyuh karena mendengar masyarakat yang terkena DBD lebih banyak yang meninggal daripada yang sembuh setelah berobat kerumah sakit, selain itu BPJS dipersulit dan KJP tidak sampai kepada yang bersangkutan, ini terjadi di sana,” kata Rob, Kamis (28/2/2019).
Rob melihat, akar masalah di Jakarta Utara sangatlah unik. Dengan memiliki laut yang luas dan pelabuhan internasional. Warga disini masih sulit mengakses air bersih. Tak hayal hanya sebagaian warga yang mendapatkan air.
"Di Penjaringan ada RT yang PAM belum masuk, beli air di depo-depo, kan harganya mahal. Bahkan uang Rp700.000 sebulan habis ke air. Ini permasalahan mendasar," ujarnya.
Menurut RCK, setelah berpikir dia dapat menyimpulkan visi misi yang sederhana yaitu meningkatkan kesejahteraan dengan tiga indikator pendidikan, kesehatan dan ekonomi. "Kalau ada caleg yang mengatakan dalam 5 tahun itu bisa dituntaskan sama dengan bohong, karena apa ? PR-nya luar biasa banyak, disemua posisi banyak yang nakal, masyarakat juga banyak yang menyalahgunakan jadi semua berkesinambungan. Kuncinya untuk mengentaskan itu semua adalah pendidikan, kalau pendidikan bagus maka kesehatan dan kesejahteraan akan mengikuti," sebut pemuda kelahiran Jakarta tahun 1993 ini.
Kedepannya, RCK berencana membuat rakyat lebih pintar. Indonesia pun harus menjadi komoditi unggul di Asean pada 2030 nanti. Karenaya peningkatan SDM akan terus digenjot dengan menyediakan sekolah unggulan.
"Setelah saya berikhtiar mendaftar menjadi caleg DPRD Jakarta Partai Golkar, saya tinggalkan bisnis dan terjun ke bawah di dapil untuk melakukan sosialisasi, saya telah turun ke 400 titik dari 2.300 RT. Saya terenyuh karena mendengar masyarakat yang terkena DBD lebih banyak yang meninggal daripada yang sembuh setelah berobat kerumah sakit, selain itu BPJS dipersulit dan KJP tidak sampai kepada yang bersangkutan, ini terjadi di sana,” kata Rob, Kamis (28/2/2019).
Rob melihat, akar masalah di Jakarta Utara sangatlah unik. Dengan memiliki laut yang luas dan pelabuhan internasional. Warga disini masih sulit mengakses air bersih. Tak hayal hanya sebagaian warga yang mendapatkan air.
"Di Penjaringan ada RT yang PAM belum masuk, beli air di depo-depo, kan harganya mahal. Bahkan uang Rp700.000 sebulan habis ke air. Ini permasalahan mendasar," ujarnya.
Menurut RCK, setelah berpikir dia dapat menyimpulkan visi misi yang sederhana yaitu meningkatkan kesejahteraan dengan tiga indikator pendidikan, kesehatan dan ekonomi. "Kalau ada caleg yang mengatakan dalam 5 tahun itu bisa dituntaskan sama dengan bohong, karena apa ? PR-nya luar biasa banyak, disemua posisi banyak yang nakal, masyarakat juga banyak yang menyalahgunakan jadi semua berkesinambungan. Kuncinya untuk mengentaskan itu semua adalah pendidikan, kalau pendidikan bagus maka kesehatan dan kesejahteraan akan mengikuti," sebut pemuda kelahiran Jakarta tahun 1993 ini.
Kedepannya, RCK berencana membuat rakyat lebih pintar. Indonesia pun harus menjadi komoditi unggul di Asean pada 2030 nanti. Karenaya peningkatan SDM akan terus digenjot dengan menyediakan sekolah unggulan.
(whb)