Petugas Kebersihan di Kota Kendari Mogok, Ini Penyebabnya

Senin, 25 Februari 2019 - 20:59 WIB
Petugas Kebersihan di...
Petugas Kebersihan di Kota Kendari Mogok, Ini Penyebabnya
A A A
KENDARI - Puluhan truk yang biasanya digunakan mengangkut sampah , hari ini terparkir di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (25/2/2019) pagi.

Para sopir dan pekerja pengangkut sampah di Kota Kendari melakukan mogok kerja. Mereka mogok lantaran gaji mereka selama dua bulan belum dibayar oleh pemerintah kota peraih piala adipura, berkali-kali. (Baca Juga: Anies Apresiasi Petugas Kebersihan: Di Saat Kita Tidur, Mereka Bekerja)

Sebenarnya, para petugas kebersihan ini sudah mengeluhkan hal ini, namun tidak direspons oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari.

Mogok kerja ini, sudah dilakukan para pekerja pengangkut sampah, kurang lebih selama satu minggu. Kini mereka bingung, kemana lagi mencari uang untuk menghidupi keluarga.

"Kurang lebih satu minggu kami mogok kerja, orang juga tidak akan masuk kerja kalau belum ada gaji itu, kita mau makan apa" jelas seorang pekerja pengangkut sampah, Amin. (Baca Juga: Bupati Dodi Reza Beri Bonus Petugas Kebersihan)
Petugas Kebersihan di Kota Kendari Mogok, Ini Penyebabnya

Mogok kerja ini, sangat berdampak kepada warga, puluhan ton sampah menumpuk di mana-mana, salah satunya depan Sekolah Dasar Islam Kota Kendari.

Sampah menumpuk ini, sangat mengganggu aktifitas belajar mengajar di sekolah, aroma bau busuk menusuk hidung para pelajar yang tengah menjalani ujian sekolah.

"Tumpukan sampah ini kurang lebih satu minggu, dan sangat mengganggu. Saya sudah sampaikan sama Pak RT sini, katanya mau sampaikan ke Kantor Kelurahan. Saya juga minta tumpukan sampah jangan di situ (depan sekolah)" kata Kepala SD Islam Kendari, Nani.

Saat dikonfirmasi Senin (25/02/2019) pagi, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari, belum memberikan kemonter apapun terkait masalah ini. Alasannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tidak berada di kantor.
(rhs)
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
17 menit yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
10 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
12 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
12 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
13 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved