22 Kecamatan Rawan Bencana, Pemkab Bogor Siapkan Rp10 Miliar

Rabu, 20 Februari 2019 - 23:07 WIB
22 Kecamatan Rawan Bencana,...
22 Kecamatan Rawan Bencana, Pemkab Bogor Siapkan Rp10 Miliar
A A A
BOGOR - Sebanyak 22 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dinyatakan rawan bencana. Kondisi tersebut membuat Pemkab Bogor harus bekerja ekstra dan bersiaga selalu, terlebih saat di musim penghujan seperti sekarang ini.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya telah menganggarkan Rp10 miliar lebih untuk bencana di Kabupaten Bogor. Jumlah dana bencana tersebut kemungkinan ditambah, jika dianggap kurang.

"Karena hampir separuh kecamatan di Kabupaten Bogor, saat ini kita sudah siapkan Rp10 miliar untuk bencana. Jika memang kurang nanti kita bisa tambah di anggaran perubahan. Itu APBD semua," katanya di Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019).

Dia menegaskan, total dana tersebut digunakan bukan hanya saat penanganan terjadi bencana saja, tapi sudah mencakup pencegahan. Lantaran, curah hujan saat ini cukup tinggi, bahkan dibeberapa lokasi belum lama ini terjadi longsor dan banjir , maka dalam waktu dekat akan segera dicairkan.

"Dalam waktu dekat mudah-mudahan bisa kita cairkan untuk bantuan-bantuan tersebut karena di Bogor ini daerah yang rawan bencana dan kita harus selalu siap siaga," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsigaan Bencana BPBD Kabupaten Bogor, Dede Armansyah membenarkan berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor 22 dari 40 kecamatan itu statusnya rawan bencana.

"Berdasarkan data terbaru, ya secara keseluruhan ada 22 kecamatan dan 250-an desa di Kabupaten Bogor ini rawan bencana. Dengan jenis bencana yang bervariasi. Jadi setiap desa itu titik-titik bencananya bisa banyak," ujarnya, kemarin.

Menurutnya, wilayah yang paling rawan adalah daerah dataran tinggi, seperti di selatan dan barat Kabupaten Bogor. Dua wilayah tersebut menduduki peringkat teratas dalam hal rawan bencana.

"Seperti Cigombong, Cijeruk, Caringin, Cisarua, Ciawi, Tamansari dan Megamendung, Puncak. Sementara di wilayah barat titik rawan tersebar di Kecamatan Nanggung, Tenjolaya dan Cigudeg. Akan tetapi di wilayah timur juga ada, namun hanya sedikit seperti Sukamakmur dan Babakanmadang," katanya.

Dia memaparkan hingga akhir Maret, status Kabupaten Bogor masih berstatus siaga bencana. Alhasil, seluruh personel BPBD diminta selalu siaga 24 jam. "Baik itu yang piket atau lepas piket diminta melaporkan kejadian di wilayah," tegasnya

Pihaknya mencatat, sepanjang Januari tahun ini, telah terjadi 35 bencana alam. Bencana tanah longsor 14 kali terjadi dan angin kencang 21 kali. "Tapi itu, belum termasuk longsor yang di Ciomas hingga menewaskan empat orang, banjir di Citeureup dan pergerakan tanah di Babakanmadang, baru-baru ini," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Korban Tewas Tanah Longsor...
Korban Tewas Tanah Longsor di Dramaga Bogor Ternyata Pasangan Suami Istri
Longsor Akibat Hujan...
Longsor Akibat Hujan Deras Terjang Dua Rumah Warga di Kabupaten Bogor
Tembok Penahan Tanah...
Tembok Penahan Tanah Longsor, Jalan Raya Bogor-Sukabumi Terancam Ambles
BNPB: 14 Orang Mengungsi...
BNPB: 14 Orang Mengungsi Akibat Tanah Longsor di Kabupaten Bogor
Longsor di Terowongan...
Longsor di Terowongan Cijayanti Bogor, Arus Lalin Terganggu
Pencarian Korban Tanah...
Pencarian Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved