BNPB: 14 Orang Mengungsi Akibat Tanah Longsor di Kabupaten Bogor
Jum'at, 08 Juli 2022 - 12:20 WIB
loading...
Tanah longsor terjadi di Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Foto/Dok BNPB
A
A
A
BOGOR - Tanah longsor terjadi di Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagaimana laporan BPBD Kabupaten Bogor yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB.
Kejadian tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di daerah dengan kondisi tanah yang labil pada hari Rabu (6/7/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Baca juga: Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Bogor, 1 Orang Tewas den 172 Orang Mengungsi
Hasil pendataan sementara yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor per Jumat (8/7/2022), menyebutkan bahwa kejadian tersebut mengakibatkan 1 rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan akibat longsor ini juga mengakibatkan 9 KK/30 jiwa terdampak dan 4 KK/14 jiwa mengungsi ke rumah kerabatnya.
”Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka atas kejadian tanah longsor tersebut. Tim gabungan terkait segera mengambil langkah cepat dalam menangani dampak tanah longsor tersebut,” ujar Abdul Muhari, Jumat (8/7/2022).
Kejadian tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di daerah dengan kondisi tanah yang labil pada hari Rabu (6/7/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Baca juga: Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Bogor, 1 Orang Tewas den 172 Orang Mengungsi
Hasil pendataan sementara yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor per Jumat (8/7/2022), menyebutkan bahwa kejadian tersebut mengakibatkan 1 rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan akibat longsor ini juga mengakibatkan 9 KK/30 jiwa terdampak dan 4 KK/14 jiwa mengungsi ke rumah kerabatnya.
”Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka atas kejadian tanah longsor tersebut. Tim gabungan terkait segera mengambil langkah cepat dalam menangani dampak tanah longsor tersebut,” ujar Abdul Muhari, Jumat (8/7/2022).
Lihat Juga :