Tarif Tol Dinilai Mahal, Jalan Raya Reguler Ciawi-Sukabumi Kembali Macet

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:06 WIB
Tarif Tol Dinilai Mahal,...
Tarif Tol Dinilai Mahal, Jalan Raya Reguler Ciawi-Sukabumi Kembali Macet
A A A
BOGOR - Dua pekan setelah resmi diberlakukan tarif, Jalan Tol Bogor-Ciawi Sukabumi (Bocimi) seksi I (Ciawi-Cigombong) tampaknya kurang diminati pengendara. Hal tersebut disinyalir, karena tarif tol yang diberlakukan Trans Jabar Tol (TJT), selaku operator, terlampau mahal.

Dampaknya, arus lalu lintas di jalur reguler atau Jalan Raya Bogor-Sukabumi kembali macet. Padahal sebelumnya saat awal dioperasikan, ruas Jalan Raya Bogor-Sukabumi atau Jalan Raya Mayjen HE Sukma lebih lancar dari biasanya, karena pihak TJT menggratiskan selama sepekan.

"Tapi, beberapa hari ini terjadi peningkatan kembali truk-truk angkutan barang karena sopir sepertinya enggan lewat Tol Bocimi Seksi I itu," kata Dede Suhendar (38) warga Caringin, Kabupaten Bogor, Selasa (19/2/2019).

Alasan sejumlah pengemudi truk enggan menggunakan Jalan Tol Bocimi, karena tarifnya dianggap cukup mahal. "Kita merasa lebih hemat lewat jalur biasa ketimbang lewat tol yang tarifnya cukup mahal, karena saya antar barang dalam sehari bisa tiga rit," ujar Saepudin (45) sopir truk asal Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor.

Hak senada diungkapkan Rahmat (45) yang hampir setiap hari mengantarkan barang jika ke Bogor dari Sukabumi melewati Tol Bocimi. "Yang jelas saya berharap tarifnya jangan terlalu mahal lah. Terlebih masih banyak fasilitas yang belum tersedia di tol ini," ungkapnya. (Baca: Tol Bocimi Pangkas Waktu Perjalanan hingga 1 Jam )

Tanggapan serupa diungkapkan Asep Supriyadi, warga Cicurug, Sukabumi yang sejak awal dioperasikan Tol Bocimi Seksi I Ciawi-Cigombong selalu melintasinya.

"Tapi sejak resmi diberlakukan tarif resmi pada Jumat (1 Februari 2019), saya memilih jalur biasa lagi, karena mahal tarifnya. Memang dari segi waktu sangat positif sekali karena bisa memangkas waktu, biasanya perjalanan setiap hari Jakarta-Sukabumi yang awalnya 2,5 jam sekarang bisa menjadi 1,5 jam," tuturnya. (Baca juga: Tol Ciawi-Cigombong Beroperasi, Bocimi Seksie II DIlanjutkan 2019 )

Menurutnya tarif golongan I Rp12 ribu dari Ciawi -Cigombong satu arah sedangkan kalau pulang pergi Rp24 ribu. "Nah, dengan perhitungan tersebut harga tersebut saya kira cukup mahal. idealnya harga bisa dibikin setengahnya dulu karena kalau bicara kilometer yang dari Ciawi-Jakarta untuk kendaraan golongan I saja hanya Rp6.500," jelasnya.Sementara itu, Manager Operasi Trans Jalan Tol (TJT) Bocimi, Said Sudiarto mengungkapkan, pihaknya berjanji akan mengevaluasinya nanti. Yang jelas seluruh gerbang di jalur Bocimi Seksi I yaitu 3 gerbang entrance Cigombong dan 3 gerbang exit, 2 gerbang entrace Caringin dan 2 gerbang exit, dan 2 gerbang exit Ciawi, saat ini sudah diaktifkan.

"Untuk pengguna jalan tol Bocimi, kami meminta untuk selalu berhati-hati dalam berkendaraan, mematuhi seluruh rambu-rambu di jalan tol, menyiapkan uang elektronik dan saldonya cukup," ujarnya.

Sekadar diketahui, terhitung 1 Februari pihak TJT resmi memberlakukan tarif resmi yakni transaksi gerbang Ciawi Selatan Gol l Rp1.500, Gol ll Rp2.500, Gol lll, Rp2.500, Gol lV Rp3.000 dan Gol V Rp3.000. Kemudian, untuk transaksi gerbang Caringin dan Cigombong 1, yaitu Gol I Rp12.000, GoI II Rp18.000, Gol III Rp18.000, Gol IV Rp24.000, kemudian Gol V Rp24.000.
(ysw)
Berita Terkait
Pagi Ini, Contraflow...
Pagi Ini, Contraflow Diberlakukan Mulai Gerbang Tol Ciawi 1 Arah Sukabumi
SIG Pasok Kebutuhan...
SIG Pasok Kebutuhan 29.990 Ton Semen untuk Pembangunan Tol Bocimi
Proyek Tol Bocimi Seksi...
Proyek Tol Bocimi Seksi III dan IV Punya Investor Baru, Kapan Digarap?
Pasca-Longsor Tol Bocimi...
Pasca-Longsor Tol Bocimi Ditutup, Arus Lalu Lintas Dialihkan ke GT Cigombong
2 Kendaraan Terdampak...
2 Kendaraan Terdampak Longsor Tol Bocimi, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Rekayasa Jalur Tol Bocimi,...
Rekayasa Jalur Tol Bocimi, Arah Jakarta-Sukabumi Exit Cigombong dan Masuk Parungkuda
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
19 menit yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
25 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
42 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
49 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
1 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved