92 RW di Jakarta Barat Masuk Kategori Kumuh

Jum'at, 15 Februari 2019 - 06:04 WIB
92 RW di Jakarta Barat...
92 RW di Jakarta Barat Masuk Kategori Kumuh
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berencana melakukan penataan di 16 Rukun Warga (RW) kategori kumuh. Secara keseluruhan jumlah RW yang masuk kategori kumuh di Jakarta Barat mencapai 92 RW.

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi mengatakan, ada 11 indikator RW masuk dalam kategori berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Indikator tersebut di antaranya, tata letak bangunan, kepadatan pendudukan, sanitasi, cara membuang sampah, jalan lingkungan hingga pencahayaan rumah.

Rustam mengakui dari 586 RW di 56 kelurahan di Jakarta Barat, sebanyak 15,6% diantaranya atau 92 RW masuk dalam kategori kumuh. "Dari puluhan RW kategori kumuh, paling banyak berada di Kecamatan Tambora dan Cengkareng," kata Rustam pada Kamis (14/2/2019).

Rustam mengungkapkan, Pemkot Jakarta Barat akan melakukan penataan di RW kategori kumuh. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, penataan baru akan dilakukan di 16 RW dari 92 RW."Tahap pertama ini kita benahi 16 RW, tahun besok juga ada lagi yang tahun ini ada kajiannya," ujarnya.

Kasudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Barat, Suharyanti menambahkan, 16 RW yang segera dilakukan penataan tersebar di empat kelurahan, yakni Kelurahan Kota Bambu Utara, Kelurahan Pinangsia, Kelurahan Kapuk, dan Kelurahan Kedaung Kali Angke. Penataan mencakup semua unsur mulai dari jalan lingkungan, saluran air, hingga penghijauan di wilayah terkait.

"Satu kawasan itu kita benahi tidak per gang , cuma 200 meter. Tapi seluruh kawasan dilakukan penghijauan vertikal garden. Begitu juga yang sekarang lagi digiatkan yaitu drainase vertikal atau sumur resapan nah itu kita akan buat di sana," kata Suharyanti.

Suharyanti berharap dengan menata RW kumuh, masyarakat yang tinggal dapat lebih nyaman. Kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan akan meningkat dengan sendirinya. "Karena penataan di sini bukan hanya fisiknya saja tapi ada sosial ekonominya juga," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemkot Jakbar Kawal...
Pemkot Jakbar Kawal Ketat Pelaksanaan Vaksinasi di Kawasan Permukiman
Pemkot Jakbar Ingin...
Pemkot Jakbar Ingin Pasangan WiFi Gratis di Permukiman Penduduk
Amankan Masa Transisi...
Amankan Masa Transisi PSBB, Tiga Pilar Jakarta Barat Cek Kesiapan Pasar Kopro
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Bikin Keramaian saat...
Bikin Keramaian saat PSBB, Satpol PP Pastikan Bubarkan Pasar Malam
Tak Ingin Terlena, Jakbar...
Tak Ingin Terlena, Jakbar Rutinkan Razia Pemakaian Masker di Pasar-pasar
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
58 menit yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
1 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
7 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
8 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
10 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved