Dibayangi Banjir, DKI Pelototi Lokasi Proyek MRT, LRT dan Tol Becakayu

Minggu, 03 Februari 2019 - 09:36 WIB
Dibayangi Banjir, DKI...
Dibayangi Banjir, DKI Pelototi Lokasi Proyek MRT, LRT dan Tol Becakayu
A A A
JAKARTA - Beberapa wilayah di Jakarta diprediksi akan mengalami banjir pada puncak musim yang diperkirakan berlangsung pada awal Februari 2019. Mengantisipasi agar genangan air tidak meluas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pengawasan khusus di lokasi pembangunan MRT, LRT dan Tol Becakayu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan, pihaknya melihat penyebab munculnya genangan air di beberapa wilayah Ibu Kota pada beberapa waktu lalu, lantaran pihak kontraktor tak menyediakan drainase yang sesuai dengan prosedur. Alhasil, derasnya air hujan tak mampu terserap secara maksimal karena saluran air yang buruk. Pihaknya menyediakan mesin pompa, tapi ia tidak menyebut berapa jumlah pompa yang ditaruh di sana.

“Memantau, menjaga, mengawasi dan langsung turun ke lokasi terdampak. Utamanya yang ada pembangunan LRT, MRT dan ruas jalan Tol Becakayu,” kata Teguh saat dihubungi, Minggu (3/2/2019). (Baca: Proyek LRT dan MRT Jadi Penyebab Genaangan di Jakarta )

Teguh menambahkan, pihaknya memiliki petugas yang disebar di 44 kecamatan. Setiap wilayah jumlah personelnya paling sedikit berjumlah 60 orang. Mereka difungsikan untuk memberi tindakan cepat agar banjir tak meluas ke daerah lain. Salah satu contohnya, yakni membuat tanggul sementara dengan tumpukan pasir yang dimasukkan ke dalam karung, bila ditemukn ada tanggul yang jebol.

"Sekarang di 44 kecamatan se-DKI Jakarta, paling sedikit ada 60 satgas. Jumlah maksimal ada 120 satgas, disesuaikan dengan luas wilayah,” tuturnya. (Baca juga: Jadi Penyebab Banjir, DKI Minta Kontraktor Perhatikan Saluran Air )

Teguh memastikan, penanganan banjir yang dilakukan pihaknya lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dibuktikan dengan genangan air yang muncul pada beberapa hari yang lalu tidak memakan waktu yang lama.

“Bahwa penanganan banjir, genangan DKI jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dan genangan itupun tidak sampai berhari hari. Maksimal 3 jam,” ujarnya.

Sebelumnya, Pengamat Bidang Hidrometeorologi, Armi Susandi memprediksi sepuluh hari pertama di bulan Februari 2019 akan terjadi hujan besar di kawasan Jakarta. Ia memperkirakan, fenomena itu akan berdampak datangya banjir di beberapa jalanan Ibu Kota.

"Kita perkirakan 10 hari pertama bulan Februari itu adalah puncak hujan yang terjadi di Jakarta. Jadi kita akan was-was nanti sekitar bulan Februari pada tanggl 1 sampai 10," kata Armi saat konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Kamis, 31 Januari 2019.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Proyek LRT Jakarta Fase 2A
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Atasi Banjir Rob, DKI...
Atasi Banjir Rob, DKI Lanjutkan Proyek Tanggul Raksasa NCICD
Pemprov DKI Evaluasi...
Pemprov DKI Evaluasi Besaran Tarif Integrasi Transjakarta, LRT, dan MRT
Pemprov DKI Cari Investor...
Pemprov DKI Cari Investor untuk Proyek Lanjutan LRT Jakarta
Pemprov DKI dan Bali...
Pemprov DKI dan Bali Kerja Sama Pengembangan Pelayanan Publik
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
1 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
2 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
3 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
3 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
4 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
5 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved