Serahkan Senapan M16, 2 Keluarga Eks Anggota OPM Kembali ke NKRI

Jum'at, 25 Januari 2019 - 20:18 WIB
Serahkan Senapan M16,...
Serahkan Senapan M16, 2 Keluarga Eks Anggota OPM Kembali ke NKRI
A A A
JAYAPURA - Dua keluarga mantan anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Mathius Wenda berinisial LK dan AG nyatakan diri kembali kepangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penyerahan diri LK dan AG diikuti oleh anak dan istrinya sambil menyerahkan satu pucuk senjata serbu M-16 beserta tujuh butir amunisi sebagai wujud kesetiaan terhadap NKRI, di Pos Pam Perbatasan Skow -Wutung Jayapura yang dijaga anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 328/Dirgahayu pada Jum’at, (25/01/2019).

"Dengan merasa bahwa janji-janjinya tidak dipenuhi oleh pimpinan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) terkait kemerdekaan, kesejahteraan, lapangan kerja, kesempatan sekolah/pendidikan anak serta kebutuhan sosial lainnya secara normal menyebabkan LK bersilangan pendapat dengan pimpinannya dan memutuskan untuk kembali kepangkuan NKRI," kata Danrem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar, dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (25/1/2019).

Danrem 172/PWY menjelaskan, bahwa dari keempat Saudara kita ini, satu diantaranya memiliki jabatan tinggi langsung dibawah Mathius Wenda dan sempat ikut melakukan aksi penyerangan dan penyanderaan warga di wilayah RI-PNG pada tahun 2014.

“Terpenting mereka mau kembali kepangkuan NKRI dan membangun Indonesia. Keberhasilan ini bukan saja TNI yang berperan tetapi juga semua pihak baik kepolisian, PLBN dan Pemerintah Kota Jayapura sehingga kita harus mendukung penuh,” tegasnya.

Danrem 172/PWY berharap dengan kembalinya dua keluarga mantan anggota KKSB ini dapat menjadi contoh untuk yang lain agar dapat kembali bergabung ke pangkuan NKRI dan bersama-bersama membangun Papua.

Danrem 172/PWY juga mengatakan akan membantu mengembalikan hak sipil mantan anggota OPM namun tidak secara langsung, hal ini membutuhkan proses. “Oleh karena nya perlu adanya pembinaan dari pihak yang terlibat dalam memberikan pembinaan kepada mereka,” ujarnya.

Menurut Binsar, melalui pendekatan "cinta kasih", bagaimana pihaknya memberikan pelayanan ke masyarakat sehingga semua persoalan bisa diselesaikan dengan metode cinta kasih. Serta kepercayaan masyarakat kepada TNI khususnya dan NKRI secara umum, sehingga semakin muncul kesadaran bahwa Papua sudah merdeka dalam bingkai NKRI.

"Terpenting mereka mau kembali, membangun komitmen untuk membangun Indonesia. Selama ini mereka mau kembali, tapi tidak ada yang fasilitasi," ungkap Danrem didampingi Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, Kepala PLBN Yan Numbery, Dansatgas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu Kostrad Mayor Inf Erwin Iswari.

Sementara LK mantan anggota OPM menyatakan, bahwa apa yang diperjuangkan selama ini, sebagaimana janji-janji palsu yang selalu disampaikan oleh pimpinan OPM selama ini, semuanya sudah ada di Papua sebagai bagian dari NKRI.

"Jadi buat apa kami tinggal di hutan hidup menderita dengan mimpi-mimpi yang tidak mungkin terwujud. Sehingga kami berfikir untuk kembali ke Indonesia dan membangun Indonesia,” ungkap LK mantan anggota KKSB. Menurut dia, sebenarnya masih banyak yang ingin kembali tetapi masih merasa takut ungkapnya lagi.

Wakil Walikota Jayapura, Rustam Saru menyampaikan Pemerintah Kota Jayapura telah berkomitmen untuk bekerjasama memberikan pembinaan serta menyiapkan lapangan kerja agar mereka dapat menghidupi keluarganya.
(sms)
Berita Terkait
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
2 Paramedis COVID-19...
2 Paramedis COVID-19 di Intan Jaya Papua Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Tewas
Rombongan TGPF Kasus...
Rombongan TGPF Kasus Intan Jaya Dihadang KKSB, 2 Orang Tertembak
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Pastikan Penyidikan Oknum Prajurit TNI Pelaku Penganiayaann Terus Jalan
Kontak Tembak dengan...
Kontak Tembak dengan OPM, 1 Anggota Koramil Hitadipa Papua Gugur
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Berita Terkini
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
1 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
2 jam yang lalu
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
2 jam yang lalu
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
3 jam yang lalu
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
4 jam yang lalu
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
4 jam yang lalu
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved