Dipajang di Aquarium, 3 Gadis Bekasi Jadi Korban Trafficking di Bali

Rabu, 09 Januari 2019 - 20:24 WIB
Dipajang di Aquarium,...
Dipajang di Aquarium, 3 Gadis Bekasi Jadi Korban Trafficking di Bali
A A A
BEKASI - Tiga perempuan asal Kota Bekasi menjadi korban perdagangan orang di Provinsi Bali. Remaja belasan tahun ini di iming-imingi bekerja di restoran di Bali. Hanya saja, sesampai di lokasi, mereka ditaruh di Aquarium untuk dipajang dan terpaksa memuaskan hasrat birahi lelaki hidung belang.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi, Aris Setiawan mengatakan, informasi adanya percobaan perdagangan manusia itu didapat dari KPAI Bali.

Dimana, mereka mendapati tiga orang warga Kota Bekasi, dan satu orang warga Banten tengah di eksploitasi. "Sekitar awal Januari 2019 kami mendapat informasi itu," katanya kepada wartawan, Rabu (9/1/2019).

Menurut kabar yang diterimanya, awalnya tiga bocah baru gede itu ditawarkan bekerja di sebuah restoran di daerah Bali. Namun, sesampainya disana, mereka malah disuruh melayani lelaki hidung belang. "Mereka bukan bekerja di restoran, malah dipajang dalam aquarium untuk dijual," ujarnya.

Aris mengaku, para remaja itu tak berdaya karena mereka dijebak urusan utang. Jadi, kata dia, selama perjalanan ke Bali, ketiganya dibebankan utang transportasi. Sehingga, mau tidak mau, mereka harus membayarnya."Selama perjalanan ke Bali mereka tidak gratis, mereka utang sama penyalur. Makanya mereka tak berdaya," jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan Aris, keberangkatan tiga remaja ke Bali itu melalui penyalur. Satu dari tiga orang remaja itu sudah lebih dulu kenal dengan penyalur, sehingga dua rekannya hanya mengikuti jejak rekannya yang satu.

"Para remaja ini seperti kurang mendapat perhatian dari keluarga, sehingga nekad berbuat seperti itu," ujarnya.

Kabar yang diterima Aris, tiga remaja asal Kota Bekasi ini sudah diamankan di rumah aman di Bali. Bahkan, pihak KPAI setempat tengah menyelidiki jaringan tersebut, termasuk penyalur yang ada di Kota Bekasi.

"Masih kami kembangin bersama-sama rekan di Bali. Makanya untuk nama remaja itu masih kita rahasiakan," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Ditreskrimum Polda Jateng...
Ditreskrimum Polda Jateng Bongkar Sindikat TPPO di Brebes, Korbannya Puluhan Orang
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap 46 Tersangka TPPO Dalam 2 Pekan, 1.337 Orang Jadi Korban
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Kasus Perdagangan Orang...
Kasus Perdagangan Orang ke Luar Negeri Kian Marak
Berita Terkini
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
8 menit yang lalu
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
26 menit yang lalu
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
34 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
45 menit yang lalu
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
1 jam yang lalu
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved