Kurang Terpantau, Parkir Liar Marak di Kawasan Kota Tua

Rabu, 02 Januari 2019 - 21:25 WIB
Kurang Terpantau, Parkir...
Kurang Terpantau, Parkir Liar Marak di Kawasan Kota Tua
A A A
JAKARTA - Kendati sudah disiapkan area parkir resmi, kenyataannya disekitar kawasan Kota Tua, Jakarta Barat tumbuh subur parkir liar. Diakui, banyak yang memilih parkir di lokasi liar karena masalah tarif yang lebih murah.

Pantauan SINDOnews, Rabu (2/1/2018) siang, di kawasan Kota Tua diketahui parkir liar masih menjadi permasalahan. Kantong kantong parkir liar masih ditemukan di kawasan itu. Bahkan para jukir liar sengaja menyewa sejumlah gedung-gedung tua dan lahan kosong untuk lokasi parkir.

Kondisi ini membuat pendapatan parkir di Jakarta alami kebocoran. Retribusi parkir yang semestinya masuk ke Pendapatan non Pajak menjadi masuk ke oknum jukir liar.

Di Kota Tua, tercatat ada beberapa kantong parkir liar, diantaranya Gedung Kantor Pos, satu gedung belakang Cafe Batavia. Lahan kosong dekat terminal Kota Tua, di Jalan Kunir danan dekat Pos Pol samping kantor Imigrasi.

Termasuk dengan jalan bank, parkir disana menutupi trotoar. Akses pejalan kaki menjadi terhalang karena trotoar yang di okupansi parkir liar.

Dibeberapa lokasi itu, tarif parkir dipatok Rp5.000. Namun bila cukup lama jukir meminta Rp10 ribu. Meskipun liar, namun banyak masyarakat yang menggunakan lahan parkir ini.

“Harga cukup murah. Kalau parkir resmi kan progresif,” kata Yogi (29) pengunjung Kota Tua. Yogi mengakui berkunjung ke Kota Tua tak cukup untuk satu jam. Karena tarif parkir progresif dinilai tak cocok dengan pengunjung di sana.

Sementara itu, Taslim (37) salah satu jukir di kawasan Kota Tua berdalih adanya parkir liar membantu para pengunjung datang ke Kota Tua. Terlebih beberapa dari mereka memilih menggunakan tempatnya dibandingkan parkir resmi karena lokasinya yang dekat.

“Loh kita tawarkan saja. Kalau mereka mau parkir di resmi silahkan aja,” ujar Taslim.

Karena berlokasi dan memiliki tempat, Taslim berdalih kemacetan tak terlihat dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan kendaraan yang terparkir tak lagi memenuhi badan jalan, sehingga akses jalan bisa lebih renggang dan tak menimbulkan kemacetan.

“Coba kalau dulu mas, buat muter kota tua malah macet. Sekarang kami sudah tertib dan tidak di jalan. Kalau di jalan itu paling PKL,” tegas Taslim yang memiliki lahan di jalan Kunir.

Kondisi berbeda terlihat di jalan pintu besar utara, keberadaan parkir liar diatas trotoar terlihat di kawasan itu. Mereka memenuhi seluruh trotoar, menutup akses pejalan kaki.

Imbasnya banyak pejalan kaki terganggu, mereka tak bisa berjalan di trotoar sehingga menggunakan badan jalan untuk melangkah. Kondisi ini membuat kemacetan di kawasan itu.

“Cuman disini aja. Yang lain mah parkirnya masuk gedung,” kata Fatma (25) pengunjung kota tua.

Fatma hafal betul mengenai lokasi kota tua. Hampir sebulan sekali, warga Tambora, Jakarta Barat ini selalu main ke kawasan kota tua, khususnya Taman Fatahillah. Tak ada tarif masuk, menjadi lokasi favorit baginya.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
Razia Parkir Liar di...
Razia Parkir Liar di Gandaria City dan Pondok Indah
Ada Pengendara Sepeda...
Ada Pengendara Sepeda Ontel Diminta Bayar Parkir, Anggota Dewan Ini Berang
Viral Parkir Liar Getok...
Viral Parkir Liar Getok Tarif Rp300 Ribu di Istiqlal, Polisi Ungkap 3 Pelaku
Kolong Tol Becakayu...
Kolong Tol Becakayu Dijadikan Lahan Parkir, Tarif Rp200.000 per Bulan
Polisi Tangkap Juru...
Polisi Tangkap Juru Parkir yang Patok Tarif Rp10.000 di Kawasan Masjid Istiqlal
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
2 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
3 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
4 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
4 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved