Tindak Kejahatan 11 Kasus Paling Menonjol di Jakarta Menurun

Jum'at, 28 Desember 2018 - 17:37 WIB
Tindak Kejahatan 11...
Tindak Kejahatan 11 Kasus Paling Menonjol di Jakarta Menurun
A A A
JAKARTA - Sepanjang tahun 2018, Polda Metro Jaya mencatat terdapat 11 kasus menonjol di wilayah hukumnya. Namun secara keseluruhan, angka kejahatan dari 11 kasus menonjol itu mengalami penurunan.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat menyebutkan, dari catatan 11 kasus kejahatan yang menonjol, kasus narkoba dan kejahatan jalanan seperti kasus pencurian dengan kekerasan (curas), kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi yang paling banyak.

Kasus narkoba masih mendominasi tindak kejahatan di 2018 ini dengan 5.659 kasus atau turun 10 persen dibandingkan 2017 sebanyak 6.287 kasus. Sedangkan untuk kasus kejahatan jalanan, Polda Metro Jaya mencatat 3.138 kasus selama 2018 atau turun dari 2017 sebanyak 4.150 kasus. Lalu, pembunuhan tercatat 50 kasus sepanjang 2018 atau turun dibanding 2017 sebanyak 64 kasus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, menambahkan, selama 2018 ini crime index kasus yang menonjol di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yakni curas, curat, anirat, pembunuhan, curanmor, kebakaran, judi, pemerasan atau pengancaman, perkosaan, narkotika, dan kenakalan remaja.

Dari 11 kasus menonjol itu angkan mampu ditekan tahun ini. Kasus curas, misalnya, pada 2017 terdapat 470 kasus dan di 2018 hanya tinggal 328 kasus atau turun 30 persen. Kasus pencurian dengan pemberatan pada 2017 tercatat 2.043 kasus dan di 2018 hanya 1.584 kasus atau turun 22 persen.

Kasus penganiayaan berat (anirat) juga turun 22 persen. Jika pada 2017 terdapat 1.026 kasus maka di 2018 hanya ada 801 kasus. "Kasus pembunuhan mengalami penurunan 22 persen. Di 2017 ada 64 kasus, sedang tahun 2018 ini ada 50 kasus," tuturnya.

Lalu, kasus curanmor turun 25 persen dari 1.637 kasus di 2017 menjadi 1.226 kasus di tahun ini. Kasus kebakaran juga turun 26 persen dari 564 kasus menjadi 417 kasus di tahun ini.

Untuk kasus perjudian, menurun 41 persen dari 2017, yaini dari 234 kasus menjadi 139 kasus. Kasus pemerasan juga menurun 25 persen dibanding 2017 yakni dari 295 kasus menjadi 221 kasus. Sedangkan kasus pemerkosaan menurun 18 persen dari 38 kasus di 2017 menjadi 31 kasus.

Begitu juga kasus kenakalan remaja, tahun ini turun 66 persen dibanding 2017, yakni dari 6 kasus menjadi 2 kasus. "Maka itu, dapat disimpulkan crime total untuk 11 jenis kasus itu mengalami penurunan dari 12.664 kasus di 2017 menjadi 10.458 kasus di tahun ini atau turun 17 persen," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Tahun 2022, Polda Metro...
Tahun 2022, Polda Metro Jaya Tindak 36.608 Aksi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
Eks Napi Kembali Berulah,...
Eks Napi Kembali Berulah, Kapolda Tegaskan Situasi Jakarta Masih Aman
Selama Pandemi Covid-19,...
Selama Pandemi Covid-19, Angka Kejahatan di Jakarta Naik 6%
Polda Metro Siapkan...
Polda Metro Siapkan Satgas Khusus Antisipasi Kejahatan Selama Ramadhan
30 Kali Beraksi, Komplotan...
30 Kali Beraksi, Komplotan Pembobol Uang Modus Ganjal ATM Diciduk
Polda Metro Jaya Tangkap...
Polda Metro Jaya Tangkap 296 Tersangka Kasus Kejahatan Jalanan
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
24 menit yang lalu
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
2 jam yang lalu
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
3 jam yang lalu
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
5 jam yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
5 jam yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved