Bupati Serang Apresiasi Kinerja Tim Medis RSDP Tangani Korban Tsunami

Kamis, 27 Desember 2018 - 12:46 WIB
Bupati Serang Apresiasi...
Bupati Serang Apresiasi Kinerja Tim Medis RSDP Tangani Korban Tsunami
A A A
SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengunjungi Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP), Kamis (27/12/2018). Bupati memberikan semangat serta berterima kasih kepada para tenaga kesehatan dan tim medis RSDP yang tak kenal lelah menangani korban bencana tsunami Selat Sunda.

Tatu mampir sejenak ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), menjenguk korban yang dirawat, serta berbincang dengan perawat dan para dokter. “Saya lihat kondisi di IGD, korban tsunami sudah masuk ke ruangan perawatan semua. Saya juga melihat ke ruang perawatan, kondisinya luar biasa perkembangannya membaik,” kata Tatu dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews.

Menurut dia, ada satu pasien yang mengkhawatirkan dan menjalani operasi hingga sembilan jam. Saat ini, pasien tersebut sudah membaik. “Perkembangan pasien yang mengkhawatirkan, kondisinya sudah baik. Sangat baik,” tegasnya.

Tatu mengungkapkan, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek telah mengunjungi proses pelayanan kesehatan terhadap korban tsunami di RSDP pada Senin 24 Desember 2018. “Alhamdulillah Ibu Menkes mengangkat dua jempol terhadap RSDP karena mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Dokternya bekerja dengan penuh semangat dan keikhlasan sehingga semua bisa tertangani dengan baik,” ujarnya.

Plt Direktur RSDP Sri Nurhayati mengatakan, aparatur, tenaga kesehatan, dan tim medis RSDP sudah semaksimal mungkin bekerja sesuai standar operasional dalam menangani para korban bencana. “Semua korban tsunami yang datang dan memerlukan pertolongan, membutuhkan pelayanan, sudah dilayani semaksimal dan seoptimal mungkin,” ujarnya.

Menurut Sri, hampir semua doker turun tangan menangani korban bencana, tanpa lelah selama 24 jam bergiliran memberikan pelayanan. Bahkan ada yang membatalkan cuti akhir tahun.
“Ada 57 dokter spesialis bahu-membahu, tanpa kenal lelah. Belum dokter umum yang ada di IGD, kurang lebih 100 dokter bekerja maksimal. Belum lagi ada dokter bantuan dari RSCM, sudah membantu pelayanan di RSDP,” ujarnya.

Sri mengungkapkan, korban yang dirawat di RSDP sebanyak 125 pasien. Kemudian korban meninggal yang ditangani instalasi forensik dan medikolegal sebanyak 27 korban dan telah dibawa oleh keluarganya. “Sekarang yang dirawat ada 36 orang. Kondisinya relatif membaik,” ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
4 Tsunami Dahsyat yang...
4 Tsunami Dahsyat yang Pernah Menghantam Daratan Indonesia
Hasil Pemodelan BMKG,...
Hasil Pemodelan BMKG, Tsunami di Selat Sunda Akibat Gempa Magnitudo 8,7 Bisa Sampai Jakarta
Sejarah Gempa dan Tsunami...
Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat
BNPB Gelontorkan Dana...
BNPB Gelontorkan Dana Rp114 M Percepat Rehab Pascatsunami Selat Sunda
Ancaman Megathrust dan...
Ancaman Megathrust dan Tsunami Selat Sunda hingga Jakarta, BPBD Mitigasi Bencana
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
10 menit yang lalu
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
21 menit yang lalu
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
1 jam yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
1 jam yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
1 jam yang lalu
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
2 jam yang lalu
Infografis
Israel Paksa Tim Medis...
Israel Paksa Tim Medis Indonesia Keluar dari RS Kamal Adwan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved