Amankan Natal di Jakarta, Ribuan Anggota TNI Dikerahkan
Senin, 24 Desember 2018 - 09:39 WIB
Amankan Natal di Jakarta, Ribuan Anggota TNI Dikerahkan
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 6.000 pasukan TNI disiagakan di Ibu Kota Jakarta untuk mengamankan jalannya perayaan Natal 2018. Ribuan anggota TNI itu nantinya akan ditempatkan di pos-pos penjagaan, terutama gereja yang melangsungkan ibadah Natal.
Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi menjelaskan, pengamanan di setiap gereja tergantung jumlah jemaat yang beribadah.
"Nanti menyebar di seluruh Kodam Jaya di tempat ibadah. Nanti tergantung dari jumlah jemaah yang hadir di tempat peribadatan itu," kata Kristomei di Jakarta, Senin (24/12/2018).
Dia melanjutkan, nantinya akan ada polisi yang ikut membantu mengamankan jalannya peribadatan.
"Ada tenaga untuk back up apabila mengantisipasi malam Natal. Operasi pengamanan tentu akan dilakukan berdasarkan kerja sama kepolisian," ungkap Kristomei.
Sementara, pengamanan bukan hanya berlangsung di tempat ibadah saja. Melainkan juga di lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga sampai nanti tahun baru.
Kristomei menyarankan kepada masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban
"Apabila menemukan hal mencurigakan harap dilaporkan kepada aparat yang bertugas. Lalu, juga jangan percaya hoaks termasuk berita ujaran kebencian, setidaknya kita harus melakukan chek dan konfirmasi dengan tepat," tutup Kristomei.
Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi menjelaskan, pengamanan di setiap gereja tergantung jumlah jemaat yang beribadah.
"Nanti menyebar di seluruh Kodam Jaya di tempat ibadah. Nanti tergantung dari jumlah jemaah yang hadir di tempat peribadatan itu," kata Kristomei di Jakarta, Senin (24/12/2018).
Dia melanjutkan, nantinya akan ada polisi yang ikut membantu mengamankan jalannya peribadatan.
"Ada tenaga untuk back up apabila mengantisipasi malam Natal. Operasi pengamanan tentu akan dilakukan berdasarkan kerja sama kepolisian," ungkap Kristomei.
Sementara, pengamanan bukan hanya berlangsung di tempat ibadah saja. Melainkan juga di lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga sampai nanti tahun baru.
Kristomei menyarankan kepada masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban
"Apabila menemukan hal mencurigakan harap dilaporkan kepada aparat yang bertugas. Lalu, juga jangan percaya hoaks termasuk berita ujaran kebencian, setidaknya kita harus melakukan chek dan konfirmasi dengan tepat," tutup Kristomei.
(mhd)