Natal dan Tahun Baru, Tim SAR Tanjungpinang Siagakan 98 Personel
Kamis, 20 Desember 2018 - 15:51 WIB
Natal dan Tahun Baru, Tim SAR Tanjungpinang Siagakan 98 Personel
A
A
A
TANJUNGPINANG - Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang menyiagakan sebanyak 98 personel dan tiga kapal selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Semua personel itu disiagakan di Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Tanjungbalai Karimun dan Kabupaten Lingga untuk mengantisipasi bencana dan kondisi membahayakan manusia.
Kepala Seksi Operasi Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Eko Suprianto mengatakan, pelaksaan operasi siaga khusus Natal dan Tahun Baru dimulai sejak 20 Desember sampai 2 Januari 2019.
Dia menjelaskan, personel yang disiapkan itu untuk wilayah kerja di Pos Siaga SAR Batam, Pos Siaga SAR Tanjungbalai Karimun dan Pos Siaga Lingga.
"Untuk peralatan SAR ada tiga kapal yakni KN Purworejo di Batam, KN Bhisma di Bintan dan RB 209 di Tanjungpinang, RIB, alat darat seperti rescue truk dan truk personel x-trail, perahu karet dan peralatan sar lainnya," kata Eko saat ditemui di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (20/12/2018).
Eko menyampaikan personel Tim SAR tugaskan di setiap posko terpadu Natal dan Tahun, baik di pelabuhan dan bandara. Tim SAR juga siap bekerja sama dengan instansi terkait dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat. "Tentunya kita saling kerja sama dengan pihak terkait seperti TNI-Polri, Syahbandar, Navigasi dan BMKG, serta instansi lainya," ujarnya.
Dikatakannya, saat perayaan Natal dan Tahun Baru yang paling diwaspadai dan diantisipasi faktor cuaca khususnya pengguna transportasi laut. Sebab, wilayah Kepulauan Riau sudah memasuki musim angin utara. Saat musim angin utara dapat menyebabkan gelombang tinggi dan hujan deras. "Angin utara perlu diwaspasai dan diperhatikan oleh semua pengguna jasa laut," ujar Eko.
Eko mengimbau kepada masyarakat atau jasa transportasi laut agar memperhatikan keselamatan pelayaran. Terpenting kata Eko, kapal yang berlayar tidak melebihi kapasitan muatannya. Kemudian kepada nahkoda sebelum berangkat harus memastikan kelayakan kapalnya dan selalu update cuaca dari BKMG.
Apabila membutuhkan Tim SAR bisa menghubungi Basarnas di nomor (0771) 319300 atau melalui emergency call 115. "Para penumpang dan penggunan jasa jangan melebihi kapasitas. Warga yang mau berpergian jangan paksakan diri berangkat, sebaiknya tunggu kapal berikutnya," pungkasnya.
Kepala Seksi Operasi Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Eko Suprianto mengatakan, pelaksaan operasi siaga khusus Natal dan Tahun Baru dimulai sejak 20 Desember sampai 2 Januari 2019.
Dia menjelaskan, personel yang disiapkan itu untuk wilayah kerja di Pos Siaga SAR Batam, Pos Siaga SAR Tanjungbalai Karimun dan Pos Siaga Lingga.
"Untuk peralatan SAR ada tiga kapal yakni KN Purworejo di Batam, KN Bhisma di Bintan dan RB 209 di Tanjungpinang, RIB, alat darat seperti rescue truk dan truk personel x-trail, perahu karet dan peralatan sar lainnya," kata Eko saat ditemui di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (20/12/2018).
Eko menyampaikan personel Tim SAR tugaskan di setiap posko terpadu Natal dan Tahun, baik di pelabuhan dan bandara. Tim SAR juga siap bekerja sama dengan instansi terkait dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat. "Tentunya kita saling kerja sama dengan pihak terkait seperti TNI-Polri, Syahbandar, Navigasi dan BMKG, serta instansi lainya," ujarnya.
Dikatakannya, saat perayaan Natal dan Tahun Baru yang paling diwaspadai dan diantisipasi faktor cuaca khususnya pengguna transportasi laut. Sebab, wilayah Kepulauan Riau sudah memasuki musim angin utara. Saat musim angin utara dapat menyebabkan gelombang tinggi dan hujan deras. "Angin utara perlu diwaspasai dan diperhatikan oleh semua pengguna jasa laut," ujar Eko.
Eko mengimbau kepada masyarakat atau jasa transportasi laut agar memperhatikan keselamatan pelayaran. Terpenting kata Eko, kapal yang berlayar tidak melebihi kapasitan muatannya. Kemudian kepada nahkoda sebelum berangkat harus memastikan kelayakan kapalnya dan selalu update cuaca dari BKMG.
Apabila membutuhkan Tim SAR bisa menghubungi Basarnas di nomor (0771) 319300 atau melalui emergency call 115. "Para penumpang dan penggunan jasa jangan melebihi kapasitas. Warga yang mau berpergian jangan paksakan diri berangkat, sebaiknya tunggu kapal berikutnya," pungkasnya.
(nag)