Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Siapkan 48 Perjalanan KA Tambahan

Rabu, 19 Desember 2018 - 13:26 WIB
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Siapkan 48 Perjalanan KA Tambahan
A A A
JAKARTA - Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2018/2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan 48 perjalanan kereta tambahan. Volume penumpang selama 18 hari mulai 18 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019, penumpang diprediksi meningkat sebesar 4% atau 5.317.358 penumpang dibanding tahun lalu sebanyak 5.112.844 penumpang.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengatakan,selama masa angkutan tersebut, seluruh pegawai KAI dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun dan tidak diperkenankan mengambil cuti tahunan.

"Dari aspek sarana KA, tahun ini KAI menyiagakan 444 unit lokomotif dan 1 unit lokomotif cadangan, serta 1.637 unit kereta dan 218 unit kereta cadangan," kata Edi di Stasiun Gambir, Rabu (19/12/2018).

Sementara untuk jumlah KA, tahun ini KAI menyiapkan 346 perjalanan KA reguler serta 48 perjalanan KA tambahan untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan jasa KA pada masa liburan akhir tahun kali ini. Sehingga total jumlah KA yang siap melayani masyarakat pada masa angkutan Nataru kali ini adalah 394 perjalanan KA.

"Jumlah ini meningkat 5 persen dibanding masa angkutan Nataru tahun lalu, yakni sebesar 375 perjalanan KA (335 KA reguler dan 40 KA tambahan)," lanjutnya.

Dari aspek prasarana, seperti tahun-tahun sebelumnya KAI bersiap siaga untuk daerah-daerah rawan bencana alam. KAI mendeteksi sebanyak 305 titik rawan berupa banjir, longsor, dan amblas di sepanjang jalur KA di Jawa-Sumatera.

Untuk itu, lanjut Edi, KAI menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) antara lain berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam (untuk jembatan), alat penambat rel, dsb di titik-titik yang telah ditentukan.

Selain itu, KAI juga menyiagakan tenaga flying gank, Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) Ekstra, dan petugas posko daerah rawan di sepanjang lintas KA Jawa dan Sumatera untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA.

"Total sebanyak 1.423 petugas disiagakan dengan rincian 415 personel PPJ Ekstra, 867 personel PJL Ekstra, dan 141 personel posko daerah rawan," tegasnya.

Untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa KA, selama angkutan Nataru 2018/19, PT KAI menyiapkan 6.172 personel pengaman yang terdiri dari 1.332 personel Polsuska, 3.876 personel security, dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 950 personel termasuk K-9.

"Personel pengaman tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Sepi, Tak Ada Lonjakan...
Sepi, Tak Ada Lonjakan Penumpang Kereta Api Jelang Natal
Khusus Libur Nataru,...
Khusus Libur Nataru, 7 Kereta Api Ini Berhenti di Stasiun Jatinegara dan Karawang
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, 178.000 Tiket Kereta Jarak Jauh Ludes Terjual
Joss, Penumpang Kereta...
Joss, Penumpang Kereta Api Naik 123 Persen Pada Periode Nataru 2022/2023
180 Ribu Tiket KA Liburan...
180 Ribu Tiket KA Liburan Natal 2023 dan Tahun Baru Ludes Terjual
Mau Tahun Baruan di...
Mau Tahun Baruan di Luar Kota? Tiket Kereta Keberangkatan 1 Januari 2023 Sudah Bisa Dibeli
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
3 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
4 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
5 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
7 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
8 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved