KNKT Masih Butuh Waktu Lama Ungkap Misteri Penyebab Jatuhnya Lion Air

Selasa, 27 November 2018 - 23:32 WIB
KNKT Masih Butuh Waktu...
KNKT Masih Butuh Waktu Lama Ungkap Misteri Penyebab Jatuhnya Lion Air
A A A
PANGKALPINANG - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih butuh waktu yang cukup lama untuk mengungkap misteri penyebab jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610, di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2018 lalu. KNKT masih membutuhkan berbagai tahapan guna memastikan penyebab insiden yang menelan 189 korban jiwa itu.

Ketua Sub Divisi Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT dan Ketua Tim Investigasi Musibah Lion Air JT-610, Nurcahyo Utomo, mengungkapkan, saat ini tim investigasi yang dibentuk KNKT baru berhasil mengumpulkan data-data awal tentang bagaimana kecelakaan itu terjadi.

"Jadi yang sudah diperoleh dari KNKT yaitu data Black Box Recorder mulai tanggal 23 Oktober yang berisi 19 penerbangan, dan detailnya ini yang sudah kami peroleh. Untuk detail dan beberapa data lainnya juga akan kami sampaikan dalam konferensi pers besok," ujarnya seusai pertemuan tertutup dengan keluarga korban di salah satu hotel di kawasan Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Selasa (27/11/2018).

KNKT memastikan bahwa saat ini proses pengungkapan penyebab jatuhnya Lion Air PK-LQP nomor JT-610 ini masih sangat jauh dan masih membutuhkan banyak tahapan. "Untuk penyebabnya masih sangat jauh ya, karena setelah ini KNKT masih akan melakukan penelitian bagaimana kecelakaan ini dan akan kami rekonstruksi lagi disimulator milik Boeing di Amerika Serikat," sebut Nurcahyo.

Dia membeberkan, terdapat beberapa tahapan yang masih perlu dilakukan oleh KNKT sebelum dapat merumuskan apa penyebab musibah jatuhnya Lion Air JT-610 itu. Antara lain dengan meneliti komponen yang dilepas oleh pesawat saat berada di Denpasar-Bali, sehari sebelum terjadinya kecelakaan naas tersebut.

Di sisi lain, KNKT juga masih perlu menggelar rekonstruksi dengan menggunakan simulator milik perusahaan Boeing yang berada di Minneapolis Amerika Serikat (AS).

"Langkah tersebut untuk melengkapi data invsetigasi. Kami di KNKT masih sangat memerlukan rekaman percakapan dalam kokpit ataukokpit voice recorder yang masih dalam proses pencarian guna melengkapi data dari flight data recorder," tukasnya.

Dalam pertemuan dengan keluarga korban tersebut, KNKT sudah menyampaikan laporan awal hasil investigasi KNKT atas tragedi Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang tersebut. Pertemuan dengan keluarga korban tidak hanya dilakukan di Pangkalpinang.

Hari ini KNKT juga menggelar pertemuan dengan keluarga korban di Jakarta. Adapun Bangka Belitung sengaja dipilih menjadi salah satu tempat pertemuan, mengingat korban terbanyak berasal dari Babel, yakni mencapai 56 orang.
(thm)
Berita Terkait
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Hasil Penyelidikan Kecelakaan...
Hasil Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Jeju Air Diumumkan, Ini Penyebab Utamanya
Ini Penyebab Utama Kecelakaan...
Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Bermesin Rolls-Royce,...
Bermesin Rolls-Royce, Ini Spesifikasi Pesawar Air India yang Jatuh setelah Lepas Landas
Ini Enam Tragedi Pesawat...
Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan di Indonesia Selain Sriwijaya Air
Pernah Jadi Petaka,...
Pernah Jadi Petaka, Inilah Sensor Otomatis Boeing 737 Series
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
2 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
3 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
8 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
10 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
11 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
14 jam yang lalu
Infografis
Jangan Anggap Sepele,...
Jangan Anggap Sepele, Ini 4 Penyebab Sakit saat Buang Air Kecil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved