KBI Gelar Pelatihan Juru Bicara Pancasila di 25 Provinsi

Selasa, 20 November 2018 - 20:50 WIB
KBI Gelar Pelatihan...
KBI Gelar Pelatihan Juru Bicara Pancasila di 25 Provinsi
A A A
YOGYAKARTA - Pemahaman tehadap Pancasila sebagai nilai dan ideologi bangsa harus terus dipupuk. Hal ini penting agar tidak ada lagi yang membelokkan atau bahkan punya keinginan untuk mengganti ideologi bangsa karena Pancasila adalah final. Menguatnya politisasi agama belakangan ini juga mengindikasikan bahwa falsafah kebangsaan yang dirumuskan para pendiri bangsa, mulai tergerus.

Untuk menjawab keprihatinan tersebut, Komunitas Bela Indonesia (KBI) melakukan aksi nyata dengan menggelar pelatihan juru bicara Pancasila di 25 provinsi. Di setiap daerah, peserta yang lolos sebanyak 40 orang untuk mengikuti pelatihan intensif mengenai penulisan, berdebat, dan manajemen media sosial selama empat hari.

Yogyakarta menjadi kota ke-18 pelatihan juru bicara Pancasila yang bekerja sama dengan Pondok Pesantren Sunan Kalijaga, Gesikan. Pelatihan ini digelar di Hotel Horaios sejak Jumat-Senin 16-19 November 2018.

KBI sebagai penyelenggara telah lebih dahulu membuat buku rujukan berjudul “Rumah Bersama Kita Bernama Indonesia” karya Denny JA bersama tim. Pelatihan ini melibatkan berbagai elemen bangsa yang peduli pada penguatan keberagamaan dan kehidupan bangsa yang damai.

Diharapkan peserta bisa turut terlibat dan berkontribusi aktif dalam proses kampanye positif, terutama di dunia maya. ”Pertarungan kita sekarang ini di media sosial. Di sanalah awal dan muaranya ujaran kebencian, hoaks, dan narasi negatif yang harus kita perangi bersama,” ujar Milastri Muzakkar, fasilitator pelatihan.

Sementara itu, sambutan hangat disampaikan ketua panitia lokal dan juga pengurus Pondok Pesantren Sunan Kalijaga, Gesikan, Beny Susanto. Dia mengapresiasi animo masyarakat yang ingin bergabung dalam pelatihan juru bicara Pancasila. Bahkan ada calon peserta yang mendaftar dari Kalimantan, Bali, dan Sumatera. “Senang sekali kita bisa dilibatkan bersama KBI,” ujarnya.

Sementara itu, di hari terakhir pelatihan, Senin (19/11/2018), para juru bicara Pancasila Yogyakarta menyatakan kesiapannya untuk selalu menjaga Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, juga siap menolak segala bentuk ujaran kebencian yang mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia. Komitmen selanjutnya yaitu menghargai perbedaan karena Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika.
(sms)
Berita Terkait
Ini Isi RUU HIP yang...
Ini Isi RUU HIP yang Memicu Kontroversi dan Ditolak Ramai-Ramai
Diklat PIP Angkatan...
Diklat PIP Angkatan V di Semarang, BPIP Tegaskan Dosen sebagai Penjaga Karakter Pancasila
Pengertian Instrumental...
Pengertian Instrumental Pancasila dan Contohnya
Arti Pancasila sebagai...
Arti Pancasila sebagai Dasar Negara yang Perlu Dipahami
15 Contoh Pengamalan...
15 Contoh Pengamalan Sila ke-2 Pancasila di Rumah
Contoh Perwujudan Nilai-nilai...
Contoh Perwujudan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
44 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved