Kata Psikolog Forensik Soal Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi

Sabtu, 17 November 2018 - 00:17 WIB
Kata Psikolog Forensik...
Kata Psikolog Forensik Soal Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi
A A A
JAKARTA - Aksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, terbilang sadis. Selain membunuh Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37) menggunakan linggis, pelaku juga membunuh dua anak kecil dengan cara dicekik.

Psikolog Forensik, Reza Indra Giri meminta, polisi, jaksa dan hakim jangan terjebak dengan sikap pelaku. Karena, kata dia, pelaku sedang memainkan viktimisasi. Artinya, dirinya berasa menjadi korban kejahatan.

"Logikanya dia berpikir sebagai korban bully-an, ini yang berbahaya," kata Reza mengomentari pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jumat (16/11/2018).

Sebelumnya, polisi menetapkan Haris Simamora (HS), sebagai tersangka atas pembunuhan Keluarga Nanginggolan. Haris berdalih membunuh karena dirinya sering direndahkan. Hal ini menjadi alasan dirinya nekat membunuh keluarga Nainggolan.

Reza menjelaskan, alasan ini bisa membuat hakim terkecoh sehingga menghasilkan peringanan hukuman. Reza kemudian berasumsi motif pelaku instrumental. Ia kemudian melihat sadisnya pelaku lebih kepada 'melampaui kewajaran'. Ia yakin kondisi ini tak ubahnya dengan pencandu narkoba.

Hal ini mendorong dirinya ketika berkonfrontasi dengan korban dewasa kebablasan menjadi pembunuhan.

"Sedangkan terhadap korban anak-anak, dugaan saya, collateral damage," jelas Reza sembari menegaskan anak bukan sasaran sesungguhnya.

Karena itulah, pelaku membunuh anak, sebab kedua anak korban berpotensi menjadi saksi. Karena itu dirinya mengingatkan polisi tidak memanfaatkan pasal 44 KUHP terhadap kasus ini.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved