Pyratis, Alat Bantu Terapi untuk Anak Autis

Senin, 12 November 2018 - 16:47 WIB
Pyratis, Alat Bantu...
Pyratis, Alat Bantu Terapi untuk Anak Autis
A A A
SURABAYA - Anak-anak autis memiliki kecenderungan berbeda, salah satunya mereka mudah bosan saat belajar atau sekedar bermain. Nah, kini ada sebuah inovasi alat bantu terapi berupa permainan untuk anak autis benama Pyratis. Permainan ini adalah buah riset dari lima mahasiswa angkatan 2016, Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Surabaya.

Pyratis memiliki bentuk unik menyerupai piramida Mesir, lengkap dengan hiasannya. Jika dibongkar, piramida mesir ini tersusun dari tiga bagian. Pada bagian paling bawah terdapat permainan pegas. Bagian tengah adalah permainan pompa dan bagian paling atas yaitu penutup piramid.

Mahasiswi Teknik Industri Ubaya, Ayunda Permata Sukma, mengatakan Pyratis didesain dengan warna yang ngejreng. Ada warna kuning, hijau, dan biru. Kehadiran warna-warna itu diyakini mampu menarik perhatian anak autis. "Jadi itu yang membuat kami beranggapan kalau mereka bakalan tertarik melakukan terapi menggunakan produk kami", katanya saat bermain Pyratis di Sekolah Autis Harapan Bunda Kota Surabaya, Senin (12/11/2018).

Lantas bagaiamana cara memainkan Pyratis. Mahasiswi cantik ini menjelaskan, saat piramida dibuka, di bagian paling bawah terdapat permainan pegas. Di sana ada dua jalur yang tersedia dalam permainan pegas, masing-masing dilengkapi dengan bidak yang tersambung dengan pegas.

"Cara bermainnya, anak harus fokus untuk menggerakkan bidak dari posisi awal sampai ke posisi akhir. Jika bidak dilepas saat belum di posisi akhir, maka bidak akan kembali ke awal dan pemain harus mengulang," tuturnya.

Pyratis, Alat Bantu Terapi untuk Anak Autis


Permainan selanjutnya dengan mengusung konsep labirin. Di situ anak autis diajak memindahkan bola dari awal hingga akhir menggunakan pompa tensi. Terdapat dua pompa yang berada di tangan kiri dan kanan pemain untuk menentukan arah mana labirin akan bergerak.

"Melalui dua permainan tersebut, kami ingin meningkatkan kemampuan fokus anak autis, melatih motorik kasar dan halus, serta membuat mereka lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Saat pertama kali Pyratis dimainkan oleh anak-anak, terlihat jika mereka tertarik dan senang saat mencoba," ucap Ayunda.

Mahasiswa asal Bali ini memaparkan, bahwa inovasi ini merupakan hasil produk mata kuliah Kerja Praktek 1 yang mengusung tema 'Alat Pendukung Aktivitas Bagi Anak Disabilitas'. Dia bersama empat rakannya yakni Abdur Rohim Achmad, Winardi, I Gusti Ngurah Yogi Pratama dan Elisa Mahaputri yang tergabung dalam tim PT. Ergasia Mudita, ingin keilmuan dalam bidang teknik industri dapat digunakan untuk kepentingan sosial.

"Jadi mahasiswa secara nyata menuangkan ide yang tidak hanya berorientasi ke bisnis, tetapi juga untuk membantu yang membutuhkan," paparnya dengan senyum.

Wakil Kepala Sekolah Harapan Bunda, Niken Ayu Candra Wulan mengaku, anak-anak didiknya senang ketika melihat produk Pyratis. "Mereka suka dengan warna dan bentuknya yang unik, sampai ada salah satu anak yang tidak mau berhenti untuk bermain. Alat ini berhasil menarik perhatian anak-anak dari segi tampilan maupun cara bermainnya yang menyenangkan," kata Niken bangga.

Salah satu dari empat dosen pembimbing tim Pyratis, Yenny Sari, mengatakan produk tim PT. Ergasia Mudita merupakan salah satu yang terbaik. "Walaupun terlihat membosankan bagi orang normal, permainan ini memberikan tantangan tersendiri bagi anak autis. Simple tapi bisa menjalankan saraf motorik maupun kognitifnya," katanya.

Pyratis, Alat Bantu Terapi untuk Anak Autis
(amm)
Berita Terkait
Deklarasi Generasi Pemimpin...
Deklarasi Generasi Pemimpin dan Agen Perubahan Masa Depan
Berminat Kuliah di Surabaya?...
Berminat Kuliah di Surabaya? Intip Biaya Kuliah Universitas Surabaya (Ubaya) 2023/2024
Mahasiswa Ubaya Juara...
Mahasiswa Ubaya Juara II National Accounting Paper Competition 2020
Mahasiswa Ubaya Ini...
Mahasiswa Ubaya Ini Lulus Program Double Degree di Shih Chien University di Taiwan
Mahasiswa Ubaya Juara...
Mahasiswa Ubaya Juara 1 Youth Economics Competition 2021
Universitas Bhayangkara...
Universitas Bhayangkara Gelar Kompetensi Mahasiswa dan Dosen untuk Pemenangan PKM 2022
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
4 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
5 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
5 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
5 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
7 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
12 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved