Belum Terkoneksi Stasiun, Ratusan Kios di Skybridge Terancam Mangkrak

Senin, 12 November 2018 - 01:34 WIB
Belum Terkoneksi Stasiun,...
Belum Terkoneksi Stasiun, Ratusan Kios di Skybridge Terancam Mangkrak
A A A
JAKARTA - Proyek pembangunan jembatan Multi Guna (JMG) atau Skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat rampung pekan ini. Sayangnya, 446 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditempatkan di kios baru bisa berdagang apabila terkoneksi dengan Stasiun Kereta Api Tanah Abang.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan proyek pembangunan Skybridge rampung pada pekan ini. Termasuk dengan keberadaan 446 kios seluas 1,5x2 meter di sepanjang Skybridge.

Kendati demikian, kata Irwandi, pra pedagang tidak bisa menempati kios meskipun pembangunan selesai. Sebab, Skybridge belum terkoneksi dengan Stasiun Kereta Api.

“Kami sudah membahasnya dengan pihak PT KAI. Alot sekali pembahasannya hingga belum juga bisa terkoneksi,” kata Irwandi saat dihubungi, Minggu (11/11/2018).

Irwandi menjelaskan, skybridge merupakan penataan Tanah Abang jangka menengah dan bertujuan agar pengguna kereta api yang keluar dari stasiun tidak menumpuk di jalan Jatibaru raya dan bisa langsung menuju pasar Blok G dan F. Sehingga, PKL dan angkot yang selama ini membuat kemacetan tidak berada lagi di jalan Jatibaru raya.

Untuk itu, kata Irwandi, mau tidak mau skybridge harus terhubung dengan pintu stasiun. Pada pekan ini, pihaknya akan menemui pihak PT KAI untuk membicarakan hal tersebut.

“Kami sudah membahas dan kembali mengajukan permohonan pembukaan pintu coneckting, kami harap PT KAI bersedia” ungkapnya.

Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoori Pinontoan menyatakan bahwa progres Skybridge saat ini sudah 95% dan hanya tinggal casing serta halte.

Menurutnya, koneksi Skybridge dengan Stasiun Tanah Abang baru dilakukan setelah pembangunan selesai. “Menunggu selesai baru dibuka koneksinya,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike sejak awal melihat Tidak adanya perecanaaan yang matang dalam menata kawasan Tanah Abang. Mulai dari menutup jalan untuk PKL hingga pembangunan Skybridge yang tergesa-gesa.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta agar sebaiknya Pemprov DKI menghentikan terlebih dahulu dan mengaudit seluruh aktifits di kawasan Tanah Abang, termasuk adanya informasi jual beli kios oleh oknum tertentu.

“Bereskan dulu master plan, duduk bersama dengan PT KAI. Biaya Rp38 miliar itu tidak kecil,” tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Halau PKL, 100 Personel...
Halau PKL, 100 Personel Satpol PP Dikerahkan Berjaga di Kawasan Tanah Abang
100 Personel Satpol...
100 Personel Satpol PP-Dishub Dikerahkan Jaga Ketat Kawasan Tanah Abang
Waspada! Pencopet Barang...
Waspada! Pencopet Barang Belanjaan Pengunjung Gentayangan di Pasar Tanah Abang
Pengunjung Pasar Tanah...
Pengunjung Pasar Tanah Abang Membeludak, Lalu Lintas Macet Parah
Pasar Tanah Abang Kini...
Pasar Tanah Abang Kini Lengang dan Sepi Pembeli, Belanja Lebaran Sudah Kelar?
Satpol PP dan PKL Tanah...
Satpol PP dan PKL Tanah Abang Sempat Ricuh
Berita Terkini
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
32 menit yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
1 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved