Malam Ini Grand Final Kompetisi Pemuda Inspirasi Digelar di Serang
Minggu, 11 November 2018 - 11:00 WIB
Malam Ini Grand Final Kompetisi Pemuda Inspirasi Digelar di Serang
A
A
A
SERANG - Lengkap sudah 32 kontestan grand final Pemuda Inspiratif yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Malam ini grand final akan diselenggarkan di depan Pendopo Bupati Serang, Banten.
Nantinya, 16 putra dan enam belas putri wakil dari 16 kota akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara nasional Pemuda Inspiratif.
Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda Kemenpora Djunaedi mengatakan, bahwa Pemuda Inspiratif yang digelar Kemenpora bertujuan untuk mencari pemuda yang dapat menginspirasi lingkungan sekitarnya dalam bidang apapun.
"Semua peserta sudah melakukan yang terbaik. Tetaplah menjadi pemuda yang inspiratif, inovatif untuk sekitar dan menjadi pelopor untuk kemajuan bangsa," ujarnya. Minggu (11/11/2018).
Untuk diketahui, 32 peserta sudah diseleksi dari 16 Kota di Indonesia, Lhokseumawe, Banda Aceh, Bukittingi, Padang, Polewali, Singkawang, Pontianak, Purwakarta, Bogor, Bandung, Mataram, Gresik, Kediri, Lamongan, serta Tangerang dan Serang.
Pemuda Inspiratif merupakan kompetisi bagi para pemuda untuk dapat menunjukkan ide kreatifnya yang dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Muhammad Ilham Nurhakim kontestan asal Kediri ini menciptakan aplikasi Android untuk mengajarkan mengaji kepada kaum tunarungu. "Saya menciptakan Qur'ani, aplikasi digital bagi kaum tunarungu untuk belajar mengaji. Di negara luar, sudah banyak yang menggunakan, tapi di Indonesia ini baru pertama," kata Ilham.
Dia berharap, karya anak bangsa bisa diapresiasi oleh pemerintah dan diberikan support, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat.
Dia berhasil menciptakan aplikasi bersama teamnya di tahun 2015. Lalu, ditahun 2016 memasuki massa uji coba dengan nama Hiqua. Hingga di tahun 2017, berubah menjadi Qur'ani.
"Aplikasi ini masih tahap pengembangan, masih Juz ‘Amma. Kami berharap bisa dari Juz 1 Sampai juz 30," ujar Ilham.
Nantinya, 16 putra dan enam belas putri wakil dari 16 kota akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara nasional Pemuda Inspiratif.
Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda Kemenpora Djunaedi mengatakan, bahwa Pemuda Inspiratif yang digelar Kemenpora bertujuan untuk mencari pemuda yang dapat menginspirasi lingkungan sekitarnya dalam bidang apapun.
"Semua peserta sudah melakukan yang terbaik. Tetaplah menjadi pemuda yang inspiratif, inovatif untuk sekitar dan menjadi pelopor untuk kemajuan bangsa," ujarnya. Minggu (11/11/2018).
Untuk diketahui, 32 peserta sudah diseleksi dari 16 Kota di Indonesia, Lhokseumawe, Banda Aceh, Bukittingi, Padang, Polewali, Singkawang, Pontianak, Purwakarta, Bogor, Bandung, Mataram, Gresik, Kediri, Lamongan, serta Tangerang dan Serang.
Pemuda Inspiratif merupakan kompetisi bagi para pemuda untuk dapat menunjukkan ide kreatifnya yang dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Muhammad Ilham Nurhakim kontestan asal Kediri ini menciptakan aplikasi Android untuk mengajarkan mengaji kepada kaum tunarungu. "Saya menciptakan Qur'ani, aplikasi digital bagi kaum tunarungu untuk belajar mengaji. Di negara luar, sudah banyak yang menggunakan, tapi di Indonesia ini baru pertama," kata Ilham.
Dia berharap, karya anak bangsa bisa diapresiasi oleh pemerintah dan diberikan support, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat.
Dia berhasil menciptakan aplikasi bersama teamnya di tahun 2015. Lalu, ditahun 2016 memasuki massa uji coba dengan nama Hiqua. Hingga di tahun 2017, berubah menjadi Qur'ani.
"Aplikasi ini masih tahap pengembangan, masih Juz ‘Amma. Kami berharap bisa dari Juz 1 Sampai juz 30," ujar Ilham.
(rhs)