Jokowi: Tak Senang Terima Sertifikat Tunjuk Jari, Saya Kasih Sepeda

Jum'at, 09 November 2018 - 21:35 WIB
Jokowi: Tak Senang Terima...
Jokowi: Tak Senang Terima Sertifikat Tunjuk Jari, Saya Kasih Sepeda
A A A
TEGAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu memiliki cara menarik perhatian masyarakat dalam setiap kunjungan kerjanya. Tak terkecuali saat menyerahkan 3.000 sertifikat tanah kepada warga di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

"Sing mboten seneng, mboten remen sertifikat sinten (siapa yang tidak senang menerima sertifikat)? Tunjuk jari, maju. Saya kasih sepeda," kata Presiden Jokowi di sela pembagian sertifikat tanah di GOR Tri Sanja, Slawi Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).

Jokowi mengatakan, sertifikat merupakan tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki warga. Jokowi mengaku kerap menerima laporan tentang sengketa lahan ketika berkunjung ke daerah-daerah. Seringkali masyarakat menjadi pihak yang lemah apalagi bila tidak memiliki bukti berupa sertifikat tanah.

"Setiap saya datang ke desa, kampung di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua, sering dengar sengketa tanah, sengketa lahan, antara tetangga dengan tetangga, antara masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan BUMN," tuturnya.

"Rakyat sering kalah karena apa? Karena enggak yang namanya sertifikat. Kita tahu sertifikat adalah bukti tanda bukti hukum atas tanah yang kita miliki. Bapak/Ibu punya tanah tapi enggak ada sertifikat, begitu sengketa masuk pengadilan bisa kalah. Tapi kalau sudah pegang sertifikat tanda bukti hak atas tanah enak banget, enggak ada yang berani," ujarnya.

"Kalau sengketa tanah, sengketa lahan, sudah banyak yang nangis-nangis ke saya. Tapi saya enggak bisa apa-apa, apalagi sudah masuk pengadilan, enggak bisa namanya presiden intervensi," katanya.

Menurut presiden, di Indonesia masih ada sekira 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat. Karena itu, potensi sengketa sangat terbuka lebar. Untuk itu, pemerintah terus bekerja keras untuk membuat sertifikat pada lahan-lahan tersebut.

"Saya telah perintahkan mulai tahun lalu pada Menteri BPN, biasanya setahun itu hanya 500.000 sertifikat, tahun kemarin saya sudah perintahkan harus keluar 5 juta sertifikat. Target saya 7 juta sertifikat harus keluar dari Kantor BPN tahun depan tahun. Targetnya 9 juta sertifikat harus keluar tiap tahun," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Hari Ini, Jokowi Bagikan...
Hari Ini, Jokowi Bagikan Bansos hingga Sertifikat Tanah untuk Masyarakat Blora
Jokowi Resmi Luncurkan...
Jokowi Resmi Luncurkan Sertifikat Tanah Elektronik, Bisa 'Disekolahkan'?
Wamen ATR/BPN Bagikan...
Wamen ATR/BPN Bagikan Sertifikat PTSL untuk Masyarakat di Cilacap
Presiden Serahkan 3.000...
Presiden Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat Jawa Timur
Jokowi Bagikan 3.000...
Jokowi Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah Kepada Warga Grobogan
Pinjam Uang Pakai Sertifikat...
Pinjam Uang Pakai Sertifikat Tanah, Jokowi: Jangan untuk Belikan Anak HP Mahal
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
4 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
5 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
6 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
7 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
7 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved