Polisi Tahan Tiga Pria Dewasa Penganiaya Anak di Timika Papua

Sabtu, 03 November 2018 - 01:01 WIB
Polisi Tahan Tiga Pria...
Polisi Tahan Tiga Pria Dewasa Penganiaya Anak di Timika Papua
A A A
TIMIKA - Aparat Kepolisian Resort Mimika kembali meringkus tiga orang dewasa yang melakukan penganiayaan terhadap seorang anak laki-laki di Timika Papua. Diduga, penganiayaan itu dilakukan karena anak tersebut hendak mencuri ayam.

Sementara kejadian penganiayaan anak tersebut sempat viral setelah video berdurasi 2:10 detik tersebut di upload ke mediasosial facebook menjadi viral. Kejadian itu terjadi pada kamis sore di Jalan Irigasi Timika Papua.

Saat ini, ketiga pria dewasa itu telah ditahan aparat kepolisian guna menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus penganiayaan anak 12 tahun tersebut.

Dalam video yang di ambil oleh seorang rekan mereka, terlihat anak kecil yang identitasnya belum di ketahui itu sempat di pukul berkali-kali oleh beberapa orang dewasa. Pemukulan dilakukan dengan menggunakan kayu yang membuat kepala anak terluka dan mengelurakan darah serta di pukul dengan tangan berkali-kali secara bergantian.

Bahkan anak tersebut sempat menangis dan berteriak meminta ampun dan maaf namun sekelompok orang dewasa itu tidak menghiraukan dan tetap memukul dan menendang anak tersebut.

Menurut Pejabat Pelaksana Sementara Kapolres Mimika AKBP Fernando Sanches Napitupulu mengakui adanya video pemukul anak oleh sekelompok orang dewasa yang telah viral di media sosial facebook. Saat ini, pihaknya telah melakukan penahanan terhadap tiga orang yang melakukan penganiayaan atas dasar laporan dari orang tua si anak tersebut.

Kapolres Mimika menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang tersebut, karena menurutnya selain tiga orang itu masih ada beberap orang lagi yang terlibat dalam kasus penganiayaan anak 12 tahun itu.

“ Penangkapan tiga orang dewasa itu akibat adanya laporan polisi dari orang tua anak tersebut, yang membuat pihak kepolisian sore tadi langsung meringkus tiga orang dewasa di kediaman mereka di Jalan Irigasi Timika Papua,” ungkap Kapolres Mimika AKBP Fernando Sanches Napitupulu, Jumat (2/11/2018).

Kapolres menambahkan, anak 12 tahun yang dianiaya dalam video berdurasi 2:10 detik itu, sementara masih di mintai keterangan oleh pihak unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Mimika.

“ Kasian anak kecil itu, apapun kesalahannya seharusnya tidak perlu melakukan tindakan yang tidak terpuji sperti itu, seharusnya dinasehati dan diberikan pemahaman agar anak tersebut tidak lagi melakukan hal itu. Untuk para pelaku tentunya kita tindak tegas,”tutur Kapolres.
(pur)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
Pemda Harus Ikut Andil...
Pemda Harus Ikut Andil Lindungi Perempuan Korban Kekerasan
Viral Video Anak Kecil...
Viral Video Anak Kecil Dianiaya sampai Menangis Ketakutan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
8 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
10 Anak Terkaya di Dunia,...
10 Anak Terkaya di Dunia, Nomor 5 Putri Pangeran William
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved