Bacok Pengamen, Dua Preman Biang Onar di Tanah Abang Dibekuk Polisi
Jum'at, 19 Oktober 2018 - 10:31 WIB
Bacok Pengamen, Dua Preman Biang Onar di Tanah Abang Dibekuk Polisi
A
A
A
JAKARTA - Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, meringkus dua pelaku premanisme bernama Ajad Sudrajat (27) dan Fernando (22) lantaran membacok seorang pengamen. Peristiwa itu terjadi di Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018) dini hari tadi.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menuturkan, sekitar pukul 02.30 WIB, korban bernama Royhan (21) dan rekannya berinisial AH, melintas di depan para preman yang tengah minum minuman keras. Para pelaku lalu memaksa kedua korban menyerahkan uang dan barang berharga. Korban saat itu mengaku mereka tidak punya uang maupun benda berharga.
Mendengar pengakuan korban, Ajad dan Fernando kesal dan langsung menarik dan memukuli Royhan. Pelaku lalu membacok Royhan di bagian wajah dengan sebilah arit. Akibatnya wajah Royhan bersimbah darah. Adapun AH berhasil kabur dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Tanah Abang.
"Jadi teman korban itu melarikan diri untuk melaporkan kepada anggota. Anggota yang ada langsung menuju ke lokasi," kata Lukman kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Supriyadi menyebutkan, kedua pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi. "Ditangkapnya sekitar TPU Karet Bivak. Dari tangan pelaku kami sita sebilah arit," kata Supriyadi.
Dini hari tadi polisi sudah membawa Royhan ke RSCM untuk mendapatkan perawatan. Sementara kedua pelaku digelandang ke Polsek Metro Tanah Abang guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi dari warga, kedua pelaku memang biang keonaran di kawasan Tanah Abang. Selama ini warga sekitar sering menjadi target keduanya, namun untungnya belum sampai ada yang terluka parah.
"Mereka ini dikenal warga suka buat onar di Tanah Abang, namun baru kali ini bisa ketangkap," pungkas Supriyadi.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menuturkan, sekitar pukul 02.30 WIB, korban bernama Royhan (21) dan rekannya berinisial AH, melintas di depan para preman yang tengah minum minuman keras. Para pelaku lalu memaksa kedua korban menyerahkan uang dan barang berharga. Korban saat itu mengaku mereka tidak punya uang maupun benda berharga.
Mendengar pengakuan korban, Ajad dan Fernando kesal dan langsung menarik dan memukuli Royhan. Pelaku lalu membacok Royhan di bagian wajah dengan sebilah arit. Akibatnya wajah Royhan bersimbah darah. Adapun AH berhasil kabur dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Tanah Abang.
"Jadi teman korban itu melarikan diri untuk melaporkan kepada anggota. Anggota yang ada langsung menuju ke lokasi," kata Lukman kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Supriyadi menyebutkan, kedua pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi. "Ditangkapnya sekitar TPU Karet Bivak. Dari tangan pelaku kami sita sebilah arit," kata Supriyadi.
Dini hari tadi polisi sudah membawa Royhan ke RSCM untuk mendapatkan perawatan. Sementara kedua pelaku digelandang ke Polsek Metro Tanah Abang guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi dari warga, kedua pelaku memang biang keonaran di kawasan Tanah Abang. Selama ini warga sekitar sering menjadi target keduanya, namun untungnya belum sampai ada yang terluka parah.
"Mereka ini dikenal warga suka buat onar di Tanah Abang, namun baru kali ini bisa ketangkap," pungkas Supriyadi.
(thm)