Dijanjikan Tuntutan Dikawal, Ribuan Guru Honorer Kembali Kerja

Kamis, 18 Oktober 2018 - 12:32 WIB
Dijanjikan Tuntutan...
Dijanjikan Tuntutan Dikawal, Ribuan Guru Honorer Kembali Kerja
A A A
GUNUNGKIDUL - Upaya melakukan aksi mogok kerja yang dilakukan ribuan guru honorer atau guru tidak tetap (GTT) di Gunungkidul diakhiri. Pertemuan antara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dengan Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul membuat gerakan mogok yang rencana akan dilakukan hingga akhir bulan menjadi lunak.

"Kita sudah lakukan pertemuan dengan Disdikpora dan hari ini langsung kita kembali kerja. Surat instruksi sudsh tadi malam kita sampaikan," kata Ketua FHSN Gunungkidul Aris Wijayanto, Kamis (18/10).

Dijelaskannya, dslsm pertemuan yang berlangsung alot dan lama, akhirnya Disdikpora siap mengakomodir kepentingan pars GTT dan langsung akan membawa ke pemerintah pusat melalui Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). Hal ini terkait dengan keinginan para GTT dan PTT diangkat menjadi PNS. "Kita juga memiliki hati dan tidak tega dengan peserta didik. Makanya ini jalan tengah," ucapnya.

Aris melanjutkan, selain tuntutan ke pemerintah pusat, pihaknya juga dijanjikan SK bupati terhadap GTT dan PTT segera diterbitkan. Awal tahun, lanjutnya, bupati bakal memberikan teken atas surat keputusan mengenai GTT dan PTT." Sejak awal tuntutan kami adalah adanya payung hukum bagi GTT dan PTT. Karens brbsn kerja kami juga berat," tandasnya.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rosyd mengatakan, pihaknya memang sudah melakukan pertemuan ddngan perwakilan GTT di Gunungkidul. Diakuinya, dengan mogoknya GTT menjadikan kegiatan belajar mengajar sedikit terganggu."Kami dukung langkah GTT untuk menuntut hak dan kami siap memfasilitasi," ulasnya.

Untuk itu, dia berharap para GTT kembali ke sekolah masing-masing. Memberikan ilmu bagi para siswa sehingga prestasi siswa bisa lebih maksimal. "Kami terima kasih drngan semua GTT yang masih mengedepankan etika guru dan koordinasi bersama, mencari solusi bersama atas persoalan ini," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Aksi Guru Honorer Tuntut...
Aksi Guru Honorer Tuntut SK dan Penempatan Kerja
Ratusan Guru Madrasah...
Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Pengangkatan Jadi P3K
Pemerintah Hapus Tenaga...
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer 2023, Ratusan Ribu Guru Terancam Nganggur
Gaji Guru Honorer Masih...
Gaji Guru Honorer Masih Rendah, 74 Persen Dibayar di Bawah Rp2 Juta per Bulan
Slot Sejuta PPPK Guru...
Slot Sejuta PPPK Guru Honorer Hanya Terisi 50%, Ketua Komisi X: Bakal Kecewakan Guru
Nasib Belum Jelas, Guru...
Nasib Belum Jelas, Guru Honorer Minta Firli Usut Dana Pemda buat Gaji PPPK
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
55 menit yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
1 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
1 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
2 jam yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
3 jam yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved