Prajurit Marinir Bersihkan Jalan di Sepanjang Pantai Talise Kota Palu

Senin, 15 Oktober 2018 - 11:32 WIB
Prajurit Marinir Bersihkan...
Prajurit Marinir Bersihkan Jalan di Sepanjang Pantai Talise Kota Palu
A A A
JAKARTA - Pantai Talise merupakan salah satu tempat paling parah terdampak gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 SR Jumat lalu (28/9/2018). Sebanyak 51 prajurit dari Pasukan Marinir 1 (Pasmar-1) diterjunkan untuk membersihkan jalan dan kawasan Pantai Talise, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman dalam siaran persnya menyebutkan, Marinir yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah dipimpin Letkol Mar Teguh Santoso. Sejumlah alat berat diturunkan untuk memindahkan puing-puing bangunan dan sampah yang berserakan di sepanjang pantai, Minggu (14/10/2018).
Prajurit Marinir Bersihkan Jalan di Sepanjang Pantai Talise Kota Palu

"Dengan menggunakan berbagai peralatan, para prajurit Marinir penuh semangat membersihkan jalan dari tumpukan sampah," ungkapnya.Selain membantu membersihkan jalan di sekitar pantai, prajurit Marinir juga melakukan pencarian dan evakuasi korban bencana gempa bumi dan tsunami yang berada di wilayah Palu. (Baca Juga: TNI Dirikan 104 Tenda Huntara Bagi Pengungsi di Kabupaten Sigi )
Sejak hari pertama terjadi bencana, sebanyak 750 prajurit Marinir telah tiba di Kota Palu membantu proses percepatan penanggulangan bencana gempa dan tsunami termasuk di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi.
Prajurit Marinir Bersihkan Jalan di Sepanjang Pantai Talise Kota Palu

Ratusan Marinir ini merupakan bagian dari Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRC PB), dimana seluruh kekuatan Marinir yang bertugas di Palu berada di bawah komando Kolonel Mar Arinto Beni Sarana selaku Komandan Resimen Bantuan Tempur 1/Marinir.

750 prajurit Marinir tersebut dibagi menjadi tiga tim, yaitu 51 personel bertugas membantu proses evakuasi dan pencarian. 100 personel tim kesehatan diperbantukan di KRI dr Soeharso-990. Dan 599 personel bertugas sebagai tim pengamanan yang mengamankan jalur mulai dari Pelabuhan Pantoloan hingga Perbatasan Kabupaten Sigi.
(rhs)
Berita Terkait
Taiwan ICDF Hadirkan...
Taiwan ICDF Hadirkan Proyek Pendukung Mata Pencaharian di Sulawesi Tengah
Gempa M4,5 Guncang Poso...
Gempa M4,5 Guncang Poso Sulawesi Tengah
Gempa M5,6 Guncang Buol...
Gempa M5,6 Guncang Buol Sulawesi Tengah
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Morowali Sulawesi Tengah
Gempa Magnitudo 6,0...
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah
BMKG Mencatat 74 Kali...
BMKG Mencatat 74 Kali Rentetan Gempa Guncang Soropia Sulteng Sejak 25 Maret 2022
Berita Terkini
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
1 jam yang lalu
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
1 jam yang lalu
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
1 jam yang lalu
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
1 jam yang lalu
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved