Ada Ubur-ubur, Ancol Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 14 Oktober 2018 - 10:52 WIB
Ada Ubur-ubur, Ancol...
Ada Ubur-ubur, Ancol Minta Masyarakat Tak Panik
A A A
JAKARTA - Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari mengatakan, fenomena ubur-ubur tersebut diduga mulai terjadi sejak Rabu, 10 Oktober kemarin hingga saat ini. Namun, semakin hari jumlah ubur-ubur yang hanyut ke kawasan Ancol semakin berkurang.

"Kemunculan ubur-ubur secara masif baru kali ini terjadi, sebelumnya ada dan musiman, tapi tak terlalu masif," ujarnya saat di konfirmasi, Minggu (14/10/2018).

Menurutnya, ubur-ubur biasanya hanya tampak di bagian tengah laut, tidak sampai di bagian pantai. Adapun ubur-ubur ada di pantai karena terbawa arus air laut, hanya saja bukan di wilayah tempat wisatawan biasa berada.

Sejauh ini, kata dia, tak ada pengunjung yang mengalami kontak fisik dengan ubur-ubur tersebut. Meski ada sejumlah warga yang terkena sentuhan dengan ubur-ubur, efeknya tak sampai berbahaya.

"Rasanya gatal-gatal di kulit, tapi saat di bilas dengan air bersih hilang gatalnya," tuturnya.

Dia menerangkan, guna mengantisipasi terjadinya hal tak diinginkan, pihaknya pun melakukan pemasangan jaring di sejumlah titik lokasi, tepatnya di sekitar Le Bridge Ancol. Selain itu, dipasang pula papan informasi tentang adanya fenomena ubur-ubur.

"Kita pasang papan informasi supaya pengunjung baca untuk menghindari kawasan yang ada ubur-uburnya, tapi sejauh ini ubur-uburnya tak ada di tempat bermain air. Kondisinya lebih ke tengah, bukan di kawasan bitch pool," jelasnya.

Selain itu, ungkapnya, ada juga petugas pembersihan yang selalu stanby bakal mengambil, menangkapi, dan menjaring ubur-ubur yang muncul di kawasan Ancol agar tak mengenai wisatawan.

Lalu, ada juga petugas lifeguard yang sudah diberikan edukasi tentang cara pencegahan dan penindakan dalam menghadapi fenomena ubur-ubur. "Intinya masyarakat tak perlu khawatir tentang fenomena ubur-ubur, artinya ini bukanlah hal yang menakutkan," imbuhnya.

Rika menambahkan, terkait pemicu munculnya ubur-ubur secara masif ini di perairan pantai Ancol, pihaknya pun masih menantikan hasil penelitian dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) hingga saat ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pusat Penelitian Oseanografi LIPI untuk mengetahui jenis (ubur-ubur) dan pemicunya. Kami membawa sample ubur-ubur dan air untuk dilakukan uji lab," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
13 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
26 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved