Camat Harus Berani Memberi Masukan kepada Kepala Daerah

Jum'at, 12 Oktober 2018 - 11:42 WIB
Camat Harus Berani Memberi...
Camat Harus Berani Memberi Masukan kepada Kepala Daerah
A A A
PALEMBANG - Camat harus berani memberikan masukan kepada pemerintah di atasnya, terutama kepala daerah. Ini karena camat merupakan ujung tombak kepala daerah di tingkat bawah.

Namun ini perlu didukung pemahaman yang baik dari seorang camat tentang wilayah yang dipimpinnya. "Karena itu camat itu harus tahu dan paham, di satu kecamatan berapa jumlah desanya, kelurahan mana yang area rawan bencana, ini juga harus dicermati dengan baik," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di acara Rapat Koordinasi Nasional Camat Regional III di Palembang, Sumsel, Kamis (11/10).

Dalam konteks inilah, kata Tjahjo, peran camat sebagai koordinator aparatur desa sangat penting. Ini yang harus diberdayakan. Apalagi bangsa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan dan ancaman.

Menurut Tjahjo, setidaknya ada empat tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. Pertama, radikalisme dan terorisme.

"Ini musuh utama bangsa. Bukan tanggung jawab kepolisian, TNI dengan tiga matranya tapi tanggung jawab kita semua. Kita harus berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan pada perorangan, golongan, kelompok yang ingin merubah Pancasila, UUD 1945, memporak-porandakan NKRI," tuturnya.

Faktanya sampai 73 tahun Indonesia merdeka, masih ada kelompok yang terus berkutat dan menggugat ideologi bangsa. Padahal itu sudah final. Ini yang harus dicermati. Camat punya tanggung jawab mencermati itu. Karenanya ia minta Forum Komunikasi Kecamatan difungsikan dengan baik.

" Camat harus terus berkoordinasi dengan Kapolsek dengan Babinkamtibmas-nya, Danramil dengan Babinsa-nya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat. Ini yang harus dikoordinasi setiap saat dalam upaya deteksi dini mencermati gelagat perkembangan dinamika yang ada untuk melawan masalah radikalisme dan terorisme," tandasnya.

Ia mencontohkan kasus organisasi Gafatar yang menyita perhatian publik. Ia minta kasus Gafatar jadi bahan pelajaran berharga. Karena kalau deteksi dini optimal, penyimpangan Gafatar bisa terdeteksi. "Enggak bisa ini semua menyerahkan pada BIN, kapolsek dan TNI, tapi ini melibatkan semua," tuturnya.

Belum lagi soal organisasi kemasyarakatan. Di Indonesia saat ini, ada ratusan ribu ormas yang sebagian besar tidak terdaftar. Keberadaannya sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Ini juga harus dicermati.

" Tantangan kedua narkoba. Ini juga jadi tantangan karena rata-rata per RT sudah ada indikasi narkoba. Rata-rata 50-60 orang meninggal tiap hari dari narkoba. Ini harus dicermati bersama sama," katanya.

Tantangan ketiga, masalah korupsi. Terkait ini, Tjahjo minta para camat harus paham mana saja area rawan korupsi. Tantangan keempat, ketimpangan sosial, angka kematian ibu hamil tinggi, gizi anak, malaria, TBC, air bersih. “Itu juga sebagai menjadi bagian yang harus kita cermati. Termasuk oleh para camat," ujarnya.
(poe)
Berita Terkait
Kemendagri Sebut 232...
Kemendagri Sebut 232 Daerah Telah Usulkan Penyederhanaan Birokrasi
Gubernur Sulsel Tegaskan...
Gubernur Sulsel Tegaskan Pemprov Itu Wakil Pemerintah Pusat di Daerah
Sri Mulyani Kasih Nilai...
Sri Mulyani Kasih Nilai C ke Pemda Soal Reformasi Birokrasi
Ini Makna Nilai Huruf...
Ini Makna Nilai Huruf dalam Evaluasi SAKIP dan RB
Wapres Dapat Laporan...
Wapres Dapat Laporan Kurang Sedap Soal Penyederhanaan Birokrasi di Daerah
Dirjen Otda Akmal Malik:...
Dirjen Otda Akmal Malik: Penyederhanaan Birokrasi Bikin Kerja ASN Lebih Efektif
Berita Terkini
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
1 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
6 jam yang lalu
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
9 jam yang lalu
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
10 jam yang lalu
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
12 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
13 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved